Kebakaran Hutan di Lintas Barat Bintan, Tiga Jam Petugas Melawan Api. Ternyata Ada Unsur Sengaja

Dalam kejadian kebakaran hutan dan lahan di KM 17 jalur Lintas Barat itu tidak ada korban jiwa yang ditimbulkan

Kebakaran Hutan di Lintas Barat Bintan, Tiga Jam Petugas Melawan Api. Ternyata Ada Unsur Sengaja
TRIBUNBINTAN.id/Alfandi Simamora
Petugas pemadam kebakaran saat memadamkan api yang membakar hutan di Lintas Barat, Minggu (21/7/2019). 

TRIBUNBINTAN.id, BINTAN - Lagi-lagi kebakaran hutan dan lahan dengan luas sekitar 10 hektar kembali terbakar di KM 17 jalur Lintas Barat, Kabupaten Bintan, provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (20/7/2019) kemarin.

Kebakaran hutan dan lahan itu berhasil dipadamkan Tim Unit Pelaksana Tugas (UPT) Pemadam Kebakaran Khusus Kecamatan Gunung Kijang,Teluk Bintan dan Toapaya, Bintan setelah berjibaku dalam waktu tiga jam dalam proses pemadaman api.

Dalam kejadian kebakaran hutan dan lahan di KM 17 jalur Lintas Barat itu tidak ada korban jiwa yang ditimbulkan. Namun luas lahan yang terbakar kurang lebih 10 hektar.

Hati-hati Parkir di Kawasan SP Plaza Batam, Maling Beraksi Incar Motor Baru

Datang ke Desa Pongkar Memakai Seragam Loreng, Anggota TNI Ikut Kenduri Selamatan Kampung

Nasabah Mendatangi Kantor Bank Mandiri, Kapolres Karimun Ingin Situasi Kondusif

Kepala UPT Damkar Khusus Kecamatan Gunung Kijang,Teluk Bintan dan Toapaya Nurwendi, mengungkapkan, kebakaran hutan itu di sekitar pemukiman warga RT 10 RW 03, Toapaya. Kebakaran terjadi sekitar pukul 12.00 WIB siang kemarin.

"Kejadiannya sekitar pukul 12.00 WIB. Api pun dapat kita padamkan sekitar Pukul 15.00 WIB,"terang Nurwendi, Minggu (21/7/2019).

Ia juga menyebutkan, saat kebakaran terjadi, mereka belum mengetahui persis penyebab kebakaran hutan dan lahan itu karena apa. Namun diduga untuk sementara waktu kebakaran hutan itu disengaja.

"Sampai saat ini kita belum tahu pasti penyebab kebakaran karena apa, tetapi diduga kebakaran disengaja. Sebab hutan yang terbakar sepertinya untul membuka lahan,"tuturnya.

Ia juga menyebutkan, akibat dari kejadian kebakaran hutan, ada salah seorang warga Tanjungpinang yang diduga membakar hutan tersebut kini sedang di periksa oleh Kepolisian Sektor Gunung Kijang. "Warga tanjungpinang itu masih di periksa saja,"ucapnya.

Dari kejadian itu, Wendi mengingatkan, kepada masyarakat agar tidak membakar hutan demi kepentingan membuka lahan.

Selain itu, warga juga diminta untuk tidak membakar sampah sembarangan. Jikalaupun ingin membakar sampah, mohon diperhatikan sampai api benar-benar padam.

"Tetapi kalau bisa masyarakat tidak usah membakar sampah, cukup dengan membuang sampah pada tempatnya,"tututrnya.

Ia juga berharap masyarakat bisa bekerjasama dengan petugas damkar untuk ikut serta menjaga hutan agar tidak terbakar.Apalagi saat ini memasuki bulan Juli cuaca panas sudah mulai menerpa wilayah Bintan.

"Mari kita jaga bersama-sama hutan kita yang ada di Bintan, kalau bukan dari kita yang menjaga siapa lagi,"tutupnya.(als)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Ucu Rahman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved