Harga Cabai Merah di Pasar Maimun Karimun Rp 100 Ribu per Kilogram, Warga Beralih ke Cabai Kering

Selama dua pekan terakhir harga cabai di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri dua kali lipat dari harga normalnya.

Harga Cabai Merah di Pasar Maimun Karimun Rp 100 Ribu per Kilogram, Warga Beralih ke Cabai Kering
TRIBUNBATAM.id/Elhadif Putra
Kondisi Pasar Puan Maimun, Kabupaten Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepri. 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Selama dua pekan terakhir harga cabai di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri dua kali lipat dari harga normalnya.

Cabai rawit misalnya, harga normalnya dijual dengan Rp 50.000 per kilogram.

Namun, saat ini dijual pedagang dengan harga Rp 100.000 per kilogram.

Begitu juga dengan cabai merah, biasanya dijual dengan Rp 45.000 - Rp 50.000, sekarang dijual Rp 95.000 per kilogram.

TKW Indonesia Jadi Korban Penyiksaan Majikan di Malaysia, Sembunyi di Atas Pohon hingga Gigi Rontok

Minggu Ini Kontainer Berisi Limbah B3 Akan Segera di Re-Ekspor Dari Batam ke Negara Asal

Nopi Eka Prasetyo Pasien Tumor Tulang Belakang Dirujuk ke Awal Bross Batam Setelah 2 Tahun Menderita

Nopi Eka Prasetyo Pasien Tumor Tulang Belakang Dirujuk ke Awal Bross Batam Setelah 2 Tahun Menderita

"Sudah dua minggu ini gak turun," kata Monica seorang pedagang bahan dapur di Pasar Puan Maimun, Kelurahan Sei Lakam, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Senin (22/7/2019).

Harga cabai tersebut mempengaruhi daya beli konsumen pun menurun.

Gubernur Kepri Nurdin Basirun meninjau pasar di Kabupaten Natuna.
Gubernur Kepri Nurdin Basirun meninjau pasar di Kabupaten Natuna. (TRIBUNBATAM.id/Humas Pemprov Kepri)

Hal tersebut otomatis membuat para pedagang kesulitan menjual dagangan mereka.

Monica menyebutkan saat ini konsumen banyak yang beralih ke cabai kering untuk mengganti cabai rawit dan cabai merah.

Menurut Monica harga cabai kering relatif tetap stabil.

"Kalau harga cabai kering Rp 48.000 per kilogram," ujar Monica.

BP Batam Laporkan Perkembangan Status Aset BP Batam ke KPK, Terkait Penyerahan Aset ke Pemko Batam

New Balance Bikin Kolaborasi dengan 6 Brand, Lihat Foto-fotonya

Jaksa Agung H M Prasetyo Ingatkan Jajarannya, Ini Pesan Penting yang Disampaikan Taufan Zakaria

Nopi Eka Prasetyo Pasien Tumor Tulang Belakang Dirujuk ke Awal Bross Batam Setelah 2 Tahun Menderita

Dari informasi yang diaperoleh, penyebab dari kenaikan harga ini karena pasokan cabai dari Sumatera Utara dan Sumatera Barat tidak lancar.

"Di Medan katanya gagal panen karena banjir. Dari Padang pun tak banyak yang masuk," tutur Monica.

Untuk memenuhi kebutuhan, para agen mendatangkan cabai dari Pulau Jawa.

Jauhnya jarak juga membuat tingginya ongkos pengiriman.

"Barang ada dari Jawa. Tapi ekspedisinya mahal," terang Monica. (TRIBUNBATAM.id/Elhadif Putra)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved