Breaking News:

KILAS SEJARAH

Usai Beri Saran, Jenderal TNI Jebolan Kopassus ini Dibentak Soeharto, Ekspresi Pak Harto Berubah

Mayjen TNI Sintong Panjaitan kena bentak Soeharto saat ia menjabat sebagai Panglima Kodam IX/Udayana

Editor: Aminudin
Kolase IST SURYA.co.id dan Tribun Medan
Sintong Panjaitan (kiri), Soeharto (kanan) 

TRIBUNBATAM.id - Dalam sejarah tentang Soeharto dan Kopassus, ada kisah dimana Seorang jenderal TNI jebolan Kopassus dibentak Soeharto.

Sang jenderal TNI jebolan Kopassus mengungkapkan sarannya kepada presiden ke-2 RI itu

Dikutip dari buku 'Sintong Panjaitan Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando' karya Hendro Subroto, jenderal TNI jebolan kopassus itu tak lain adalah Sintong Panjaitan

Mayjen TNI Sintong Panjaitan kena bentak Soeharto saat ia menjabat sebagai Panglima Kodam IX/Udayana

 

Detik-detik Kopassus Terobos Kepungan Kelompok Komunis
Detik-detik Kopassus Terobos Kepungan Kelompok Komunis (Kolase/Tribun)

Dalam pengarahannya, Soeharto mengatakan bahwa Sintong harus mempersiapkan diri menghadapi Timor Timur sebagai daerah terbuka

Kemudian Soeharto bertanya, "Kamu sebagai panglima operasi di sana, apakah saran-saranmu supaya masalah Timor Timur lebih cepat selesai?"

Sintong langsung menyampaikan aspirasi rakyat Timor Timur yang dikatakan oleh Uskup Diosis Dili, Carlos Filipe Ximenes Belo

"Mereka minta agar Timor Timur dijadikan daerah istimewa seperti Aceh. Ini permohonan Uskup Belo gubernur atas nama rakyat Timor Timur" kata Sintong

Sesudah Soeharto mendengar saran itu, wajahnya menjadi cemberut

Soeharto berkata dengan nada keras, "Apa istimewanya Aceh? Apa istimewanya Yogyakarta? Apa istimewanya Jakarta?"

Halaman
123
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved