Karimun Terkini

Bos Hotel Satria Pastikan Laporan Richardo 100 Persen Hoax. Billy: Dia Tampar Mukanya Sendiri

Ketiga terlapor dugaan pengeroyokan adalah Billy, Michael dan Ayong. Billy dan Michael yang merupakan pemilik Hotel Satria Karimun

Bos Hotel Satria Pastikan Laporan Richardo 100 Persen Hoax. Billy: Dia Tampar Mukanya Sendiri
TRIBUNBATAM.id/Elhadif Putra
Pemilik Hotel Satria Billy saat memberi penjelasan terkait laporan Richardo terhadap dirinya ke polisi, Senin (29/7/2019) sore. 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Tiga terlapor kasus dugaan penganiayaan, pengeroyokan dan pengancaman di Hotel Satria membantah semua laporan dari Richardo.

Hal tersebut disampaikan oleh seorang terlapor, Billy usai memenuhi undangan Polres Karimun terkait dugaan kasus pengeroyokan ini pada Senin (29/7/2019) sore.

Ketiga terlapor dugaan pengeroyokan adalah Billy, Michael dan Ayong. Billy dan Michael yang merupakan pemilik Hotel Satria Karimun. Sementara Ayong seorang pekerja disana.

Film Fast & Furious Presents: Hobbs & Shaw Tayang Rabu, 31 Juli 2019, Ini Sinopsisnya

Hasil Lengkap & Klasemen Liga 2 2019, Sriwijaya FC Tempel PSMS Medan, PSIM ke 3 Besar

Pencuri di Sagulung Ditangkap Warga, Gasak Hendpone dan Celana di Jemuran

Richardo selaku pelapor juga pekerja di hotel yang terletak di Jalan A Yani, Kelurahan Tanjungbalai, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri itu.

Disampaikan Billy, pada malam kejadian, tanggal 14 Juli 2019, Richardo memang dijemput dan dibawa ke sebuah ruangan di Hotel Satria. Namun disana Richardo tidak dianiaya ataupun dikeroyok.

"Semua yang dia sampaikan (dalam laporan polisi ke Polres Karimun dan konfresnsi pers di Kota Batam oleh Richardo) 100 persen hoax," katanya.

Billy mengatakan Richardo dibawa hanya untuk mempertanyakan perihal maksudnya membuat dan menyebarkan rekaman kecurangan di Hotel Satria. Pada saat itu Richardo meminta maaf hingga sujud dan menampar-nampar wajahnya sendiri. Pasalnya Richardo diajak ke Polres atas rekaman yang dirasa menyudutkan Hotel Satria.

"Dalam ruangan ada lima orang sama dia. Semua yang dia bilang tidak benar. Dia bilang CCTv dimatikan itu juga tidak ada. CCTvnya ada," tambah Billy.

Billy juga membantah Richardo ditelanjangi. Begitu juga dengan pengancaman pembunuhan terhadap Richardo dan keluarganya.

"Di Polres dia melapor dikeroyok, pengancaman dan mau habisin ibunya. Ibunya waktu itu datang untuk cari saya. Kalau memang saya mau habisin kan saya tinggal suruh ibunya naik saja," paparnya.

"Katanya saya telanjangi dia. Kalau memang Iya dimana dia dapat baju untuk kabur," tutur Billy menyampaikan salah satu kejanggalan tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Richardo membuat laporan atas dugaan penganiayaan, pengeroyokan dan pengancaman ke Polres Karimun pada Jumat (26/7/2019) malam. Ia juga melakukan konferensi pers di Kota Batam terkait dugaan tindak kejahatan yang Ia terima.

Dimana Richardo menyampaikan dirinya telah dikeroyok Billy, Michael dan Ayong. Bukan hanya dianiaya, Ia juga ditelanjangi dan keluarganya diancam dibunuh. (ayf)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Ucu Rahman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved