Haram Puasa di Hari Tasyrik Idul Adha, Perbanyak Amalan Ibadah Ini
Hari tasyrik Idul Adha, dilarang puasa selama 3 hari, tapi tetap bisa lakukan jenis ibadah ini
Dahulu, ketika ketika orang-orang yang bertamu ke Baitullah karena perjalanan panjang yang dilalui.
Mereka kelelahan kemudian beristirahat setelah ihram, melaksanakan manasik haji dan umrah.
Allah mensyariatkan kepada mereka untuk beritirahat dan tinggal di Mina pada hari kurban dan tiga hari setelahnya.
Allah juga perintahkan mereka untuk makan daging sembelihan.
Di saat itulah, mereka mendapatkan jamuan dari Allah, karena kasih sayang Allah kepada mereka.
Allah mensyariatkan kaum muslimin untuk menjadikan hari ini sebagai hari makan-makan dan minum.
Agar bisa membantu mereka untuk semakin giat dalam berdzikir mengingat Allah dan melakukan ketaatan kepada-Nya.
Dan itu merupakan bentuk syukur nikmat yang paling sempurna.
Hal itu menjadikan kaum muslim diberbagai belahan dunia turut menyemarakkan ibadah yang dilakukan jemaah haji.
Kaum muslimin juga diperintahkan untuk memperbanyak ibadah selama 10 hari pertama bulan Dzulhijjah.
Puasa Sunnah
Puasa 9 hari disunnahkan bagi umat Islam jelang Idul Adha 10 Dzulhijjah 1440 H yang jatuh pada 11 Agustus 2019.
Manfaat puasa 9 hari di bulan Dzulhijjah sangat besar, mulai dari ampunan dosa hingga besarnya nilai ibadah yang akan diterima bagi yang menjalankan.
Dikutip dari Tribunnews.com, beberapa puasa sunah yang dilakukan di bulan Dzulhijjah.
• Manfaat Puasa Senin Kamis Bikin Jiwa Lebih Tenang, Terhindar dari Asam Urat
• Jelang Idul Adha, Jadwal Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah, Simak Tanggal, Keutamaan & Bacaan Niatnya
Berikut 3 puasa sunnah pada bulan Dzulhijjah:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/niat-puasa-syawal.jpg)