Manfaat Puasa Senin Kamis Bikin Jiwa Lebih Tenang, Terhindar dari Asam Urat
Puasa Senin Kamis ternyata memiliki manfaat bagi kesehatan, selain termasuk sunnah Rasulullah. Bagi yang ingin menjalankan inilah niatnya.
Niat dan Manfaat Puasa Senin Kamis Bagi Kesehatan dan Meneladani Rasulullah
TRIBUNBATAM.id - Puasa Senin Kamis ternyata memiliki manfaat bagi kesehatan, selain merupakan amal ibadah.
Puasa Senin Kamis merupakan sunnah Rasulullah.
Puasa Senin Kamis merupakan salah satu dari 8 puasa sunnah, yang apabila dikerjakan mendapat pahala, tak dikerjakan tidak berdosa.
Tetapi Puasa Senin Kamis banyak dianjurkan para ulama karena manfaat besar selain pahala yang didapatkan.
• Jelang Idul Adha, Jadwal Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah, Simak Tanggal, Keutamaan & Bacaan Niatnya
• Amalan dan Sunah di Hari Raya Idul Adha, Mulai dari Puasa Hingga Mandi Sebelum Berangkat Salat
Puasa Senin Kamis dianjurkan bagi umat muslim baik laki-laki (muslim) dan perempuan (muslimah), karena banyak manfaatkan yang didapatkan, bagi wanita akan terlihat lebih sehat dan lebih cantik.
Bagi Pria, Puasa Senin Kamis akan membuat tubuh lebih sehat, lebih semangat bekerja dan lebih yakin dan optimis.
Selainjutnya untuk lebih rinci akan mendapatkan keberkahan dalam menjalankan Puasa Senin Kamis, akan bahas secara mendalam.
Mulai Keutamaan, Niat Puasa Senin Kamis, Tata Cara dan bacaannya, berikut ini mari kita masuki pebahasannya.
• Doa Buka Puasa Senin Kamis agar Ibadah Lebih Sempurna dan Mendapat Pahala
• Haram Puasa di Hari Tasyrik Idul Adha, Perbanyak Amalan Ibadah Ini
HADITS-HADIST KEUTAMAAN PUASA SENIN KAMIS:
1. Rasulullah Memilih Hari Senin Kamis untuk Puasa
Puasa Senin Kamis adalah pilihan Rasulullah, di mana hari Senin Kamis dianggap hari yang juga istimewa.
Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau mengatakan:
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa menaruh pilihan berpuasa pada hari Senin dan Kamis.”
(HR. An Nasai no. 2362 dan Ibnu Majah no. 1739. All Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini hasan. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)
Usamah bin Zaid berkata:
“Aku berkata pada Rasul –shallallahu ‘alaihi wa sallam;
“Wahai Rasulullah, engkau terlihat berpuasa sampai-sampai dikira tidak ada waktu bagimu untuk tidak puasa. Engkau juga terlihat tidak puasa, sampai-sampai dikira engkau tidak pernah puasa. Kecuali dua hari yang engkau bertemu dengannya dan berpuasa ketika itu.”
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya;
“Apa dua hari tersebut?” Usamah menjawab, “Senin dan Kamis.”
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-berdoa_20171216_023015.jpg)