Walikota Batam Gerah Dengan Pemadaman Bergilir, Singgung Bright PLN Terkait Kenaikan Tarif 45 Persen
Walikota Batam, Muhammad Rudi menyesalkan pemadaman bergilir yang masih dilakukan Bright PLN Batam belakangan ini.
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Seringnya pemadaman bergilir yang dilakukan Bright PLN Batam membuat gerah masyarakat Batam.
Apalagi, tidak adanya pemberitahuan sebelumnya yang dilakukan pihak PLN.
Hal ini kemudian membuat Walikota Batam HM Rudi gerah.
Walikota Batam, Muhammad Rudi menyesalkan pemadaman bergilir yang masih dilakukan Bright PLN Batam belakangan ini.
Pasalnya pasca tarif listrik dinaikkan hingga 45 persen, Bright PLN sempat berjanji dalam teknisnya tidak akan ada masalah lagi.
"Artinya konsistensi janji juga harus dijaga semestinya," kata Rudi di ruangannya, Jumat (1/8/2019) di Kantor Pemko Batam Lantai V.
Termasuk para juga Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang sebenarnya lebih menderita karena pada umumnya tidak memiliki genset.
• KABAR GEMBIRA! Taksi Online Batam Dapat Perpanjangan Izin Prinsip & Kuota Armada
• CATAT! Sejak Oktober 2016 Tak Ada Lagi Program KSB di Batam, Jangan Tergiur Tawaran Beli Kavling
• Kebakaran Kapal KMP Sembilang di Karimun: Kami Dengar Rintihan Korban
Rudi melanjutkan, misalnya harusnya memasak kue pukul 03.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB, jika listrik mati di jam yang sama, maka bisnisnya akan terganggu.
"Ini mengganggu semuanya. Kepercayaan orang luar pun jadi berkurang," kata Rudi.
Padahal sebelumnya, kata Rudi, Pemerintah Kota (Pemko) Batam sering melakukan pemanggilan dan menyurati Bright PLN Batam.
Pasalnya banyak pengusaha juga yang mengeluh.
"Sebenarnya ini ranah Pak Isdianto. Dia yang berhak. Kalian tanya dialah," tegas Rudi. (tribunbatam.id/Roma Uly Sianturi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/walikota-batam-hm-rudi_20180717_121129.jpg)