Agar Kelola Keuangan Lebih Teratur, Yuk Simak Tips Berikut

Mengelola keuangan bulanan untuk bisa mencapai kebebasan finansial (financial freedom) menjadi tantangan tersendiri bagi generasi muda saat ini.

Agar Kelola Keuangan Lebih Teratur, Yuk Simak Tips Berikut
Ilustrasi Menabung 

TRIBUNBATAM.id - Mengelola keuangan bulanan untuk bisa mencapai kebebasan finansial (financial freedom) menjadi tantangan tersendiri bagi generasi muda saat ini.

Sebab, terkadang, meski seseorang mendapatkan penghasilan tetap setiap bulan, belum tentu orang tersebut bisa menabung hingga bisa mencapai kebebasan finansial.

Perencana keuangan sekaligus investor dan pengembang properti Kennedy Handersen pun mencontohkan, cara agar bisa mengelola keuangan secara lebih teratur hingga mencapai financial freedom bagaikan strategi di dalam sebuah tim sepakbola.

"Di dalam sebuah tim sepakbola ada 11 orang yang memiliki perannya masing-masing. Benteng tetakhirnya di kiper. Tujuannya ya biar nggak kebobolan," ujar Ken di Jakarta, Sabtu (3/8/2019).

Menurut dia, salah satu cara jitu dalam mengelola keuangan adalah dengan membagi rekening ke beberapa pos dengan tujuannya masing-masing.

Setidaknya, Ken menyarankan agar membagi tabungan ke dalam enam pos, yaitu financial freedom account, long time spending for saving, education(pendidikan), necessity (kebutuhan sehari-hari), rekreasi, dan amal.

Ken mengatakan, masing-masing pos tersebut memiliki alokasi yang berbeda sesuai dengan kebutuhan.

Dia pun menjelaskan alokasi masing-masing pos sebagai berikut.

 

ByteDance, Pendiri TikTok akan Luncurkan Mesin Pencari Sendiri

Hasil Kualifikasi MotoGP Republik Ceska 2019 - Marquez Start Terdepan, Rossi Posisi 7

Jangan Ketinggalan, Ini Film Bioskop Tayang Agustus 2019 dari Angry Bird hingga Angel Has Fallen

Inilah Deretan Senjata Bikinan Rusia yang Diwaspadai Amerika, Indonesia Ternyata Juga Memilikinya

 

1. Financial Freedom Account (10 persen)

Ken menjelaskan, tabungan untuk menuju kebebasan finansial dimaksudkan untuk membeli aset di masa depan. Tujuannya, agar bisa mendapatkanpendapatan pasif agar penghasilan bisa tetap didapatkan ketika seseorang tiba-tiba harus dihadapkan pada keadaan darurat.

Jika sudah terkumpul, Ken mengatakan, dana tersebut bakal digunakan untuk berinvestasi baik melalui reksadana, saham, properti ataupun emas.

Halaman
12
Editor: Rio Batubara
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved