Rabu, 6 Mei 2026

BMKG Prakirakan Gelombang Tinggi 2,5 Meter di Perairan Kepri, 4 Meter di Perairan Indonesia.

Waspada, BMKG ingatkan soal gelombang tinggi 2,5 meter di perairan Kepri dan 4 meter di beberapa perairan Indonesia, Senin (5/8/2019).

Tayang:
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Thom Limahekin

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Empat wilayah di perairan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berpotensi terjadi gelombang tinggi mencapai 2 meter.
Hal ini diprakirakan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas l Hang Nadim Batam, Senin (05/08/2019).
Tinggi gelombang di perairan Bintan dan Tanjungpinang mencapai 2 meter.
Sementara wilayah tinggi gelombang di perairan Anambas dan Natuna mencapai 2,5 meter gelombang tinggi.
Sedangkan di perairan Lingga, tinggi gelombang mencapai 1,5 meter. 
Tinggi gelombang untuk perairan Batam hanya mencapai 0,8 meter dan perairan Karimun lebih rendah lagi, cuma sebatas 0,7 meter saja.
BMKG memberikan peringatan kepada pengguna transportasi laut dan aktivitas kelautan agar mewaspadai gelombang laut cukup tinggi mencapai 2 meter tersebut.
Arus permukaan laut berkecepatan 5 sampai 60 centimeter per detik.
Secara umum, prakiraan cuaca berawan namun masih berpeluang terjadi hujan lokal di sebagian wilayah. 
Hal tersebut disebabkan oleh kelembapan udara di lapisan atas cukup rendah di wilayah Kepri yang mengakibatkan berkurangnya potensi pertumbuhan awan-awan hujan. 
Keberangkapan MV Marina Batam 2 tujuan Tanjungbatu terpaksa ditunda karena cuaca buruk, Jumat (14/7/2017)
Keberangkapan MV Marina Batam 2 tujuan Tanjungbatu terpaksa ditunda karena cuaca buruk, Jumat (14/7/2017) (TRIBUNBATAM/ALFANDI SIMAMORA)
Suhu udara berkisar 24 sampai 33 derajat Celcius, dengan kecepatan angin rata-rata 5 sampai 30 kilometer per jam dan kelembaban udara mulai dari 55 sampai 95 persen. 
Sementara itu BMKG mengeluarkan peringatan dini akan adanya cuaca buruk dan gelombang tinggi di wilayah Indonesia.

Peringatan dini cuaca buruk dan gelombang tinggi yang dikeluarkan BMKG ini berlaku mulai Senin (5/8/2019) hari ini.

 Melalui peringatan dini ini, BMKG menyebut jika di wilayah-wilayah berikut muncul awan gelap (Cumulonimbus), dapat menimbulkan angin kencang dan menambah tinggi gelombang.

Gelombang tinggi yang akan menerjang wilayah Indonesia, dapat mencapai empat meter.

Namun, rata-rata gelombang yang akan menerjang wilayah perairan Indonesia mencapai 2,5 meter.

Dihujat Soal Pamit Balik Lagi, Ria Ricis Lapor Polisi, Terbongkar Penghasilan Jadi Youtuber

Aksi Baku Tembak Polisi vs Begal di Lampung Tengah, Pelaku Kabur Dengan Kondisi Luka

Pembunuhan Pelajar SMK dan di Buang ke Dalam Sumur, Polisi Tangkap 2 Orang, Ini Reaksi Keluarga

Berikut sejumlah wilayah yang berpeluang mengalami gelombang tinggi dan berpotensi cuaca buruk, dikutip dari laman resmi bmkg.go.id :

Peta prakiraan tinggi gelombang di wilayah perairan Indonesia pada Senin (5/8/2019).
Peta prakiraan tinggi gelombang di wilayah perairan Indonesia pada Senin (5/8/2019). (bmkg.go.id)

Tinggi Gelombang 0.5 - 1.25 m (Slight Sea) :

Selat Malaka bagian tengah

Perairan timur Kep. Simeulue hingga Kep. Nias

Selat Sumba bagian timur

Selat Bangka, Selat Gelasa

Perairan Kalimantan Barat

Perairan utara Bali hingga Flores

Selat Bali - Selat Lombok bagian utara

Laut Bali

Laut Sumbawa

Laut Flores

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved