CERITA Tragis Perwira TNI Berwajah Bule Jadi Korban PKI demi Lindungi Jenderal AH Nasution
Tubuhnya yang tidak bernyawa bahkan diikat kakinya, lalu dimasukan ke dalam sumur, di Lubang Buaya.
TRIBUNBATAM.id- CERITA Tragis Perwira TNI Berwajah Bule Jadi Korban PKI demi Lindungi Jenderal AH Nasution.
Seorang perwira TNI harus mengalami nasib tragis.
Perwira TNI yang dikenal berwajah tampan mirip bule, Pierre Andreas Tendean harus merasakan kekejaman PKI.
Dilansir dari Tribun Jabar dalam artikel 'Pierre Tendean, Korban G30S, Diperebutkan 3 Jenderal dan Gugur karena Ngaku Jadi Jenderal Nasution', nasib tragis yang dialami perwira TNI muda itu berawal saat ia dipromosikan sebagai Letnan Satu (Lettu).
Lettu Pierre Tendean pun menjadi ajudan Jenderal AH Nasution, menggantikan ajudan sebelumnya yakni Kapten Manullang
• FAKTA TERBARU Seputar Kematian Aurellia, Pelatih Paskibraka Tangsel Beberkan 8 Hal
• Singapore Airlines Luncurkan Aplikasi Mobile, Pesan Tiket Pesawat Makin Mudah
• Ramalan Zodiak Hari Selasa 6 Agustus 2019, Cancer Rugi Finansial, Virgo Waspada, Capricorn Hati-hati
• 10 Fakta Kang Daniel Wanna One Kekasih Jihyo, Fanboy TWICE hingga Mengidap Penyakit Narcolepsy
Tidak hanya mengawal Jenderal AH Nasution, Lettu Pierre Tendean pun akrab dengan putri Jenderal AH Nasution, Ade Irma Suryani.
Potret berdua mereka bahkan terpajang di Museum AH Nasution.
Namun, kisah hidup Lettu Pierre Tendean sebagai ajudan AH Nasution berakhir tragis.
Saat itu (30/9/1965) Lettu Pierre Tendean biasanya pulang ke Semarang merayakan ulang tahun sang ibu.
Namun, ia menunda kepulangannya karena tugasnya sebagai pengawal Jenderal AH Nasution.
Ia tengah beristirahat di ruang tamu, di rumah Jenderal AH Nasution, Jalan Teuku Umar Nomor 40, Jakarta Pusat.
Namun, waktu istirahatnya terganggu karena ada keributan.
Lettu Pierre Tendean pun langsung bergegas mencari sumber keributan itu.
Ternyata keributan itu berasal dari segerombol pasukan bersenjata yang tak dikenal
Mereka pun menodongkan senjata pada Lettu Pierre Tendean.