Mangkir Dipemeriksaan KPK, Pengusaha Kock Meng Dicegah ke Luar Negeri

Sedikitnya 26 orang telah diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI sebagai saksi, dalam kasus suap reklamasi Gubernur Kepri (non aktif) Nurdin

Mangkir Dipemeriksaan KPK, Pengusaha Kock Meng Dicegah ke Luar Negeri
KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN
Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK Jakarta, Kamis (22/12/2016). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sedikitnya 26 orang telah diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI sebagai saksi, dalam kasus suap reklamasi Gubernur Kepri (non aktif)  Nurdin Basirun

"Hari ini diagendakan pemeriksaan swasta Kock Meng tapi tidak datang. Kami belum tahu alasan kenapa tidak datang. Termasuk hari ini kami periksa swasta Johannes Kodrat. Jadi total 26 saksi," kata Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Febri Diansyah saat melakukan lawatan kerja di Batam, Selasa (6/8/2019).

Febri menambahkan, untuk keperluan saksi,  KPK RI telah menerbitkan surat cegat pengusaha Kock Meng ke luar negeri.

Ia mengatakan, selama enam bulan ke depan, Kock Meng tidak bisa keluar negeri.

Pasca KPK Tangkap Edy Sofyan Terkait Kasus Suap Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Ibunya Meninggal

Reaksi Berbeda dari Kock Meng, Bos Panbil Jhon Kennedy, Bos Harbour Bay Hartono, Usai Diperiksa KPK

James Sibarani Pastikan Kliennya Pengusaha Batam Kock Meng Diperiksa KPK di Mapolresta Barelang

"Statusnya sebagai saksi. Tapi ini untuk keperluan penyelidikan," katanya.

Tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain selain empat tersangka termasuk Nurdin Basirun.

Hanya saja, KPK RI tidak tergesa-gesa untuk itu. "Tentu ada proses," ujarnya.

Hasil PSIS Semarang vs Persipura Jayapura, Mutiara Hitam Mendominasi, Skor Imbang di Babak Pertama

Keputusan Tarif Baru Membuat Pasar Kacau-balau, AS Malah Tuduh China Manipulator Mata Uang

Tak Kantongi Izin, Peternak Babi di Nongsa Batam Sudah Beroperasi Sejak 3 Tahun Lalu

Dalam OTT itu,  KPK ikut menangkap kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP Pemprov Kepri Budi Hartono, Kadis Kelautan dan Perikanan Edy Sofyan (EDS), Kabid Perikanan Tangkap Budi Hartono (BUH), serta pihak swasta Abu Bakar (ABK) sebagai tersangka penyuap.‎(tribunbatam.id/leo Halawa) 

Penulis: Leo Halawa
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved