Pada HUT RI, JCH Asal Kabupaten Anambas Pulang dari Jeddah Arab Saudi ke Tanah Air
JCH asal Kabupaten Kepulauan Anambas akan kembali ke tanah air pada tanggal 17 Agustus 2019 dari Jeddah.
TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Tanggal 17 Agustus tidak hanya berkesan untuk peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74.
Tanggal ini juga berkesan bagi keluarga Jamaah Calon Haji (JCH) asal Anambas.
Sebab, pada tanggal itu, puluhan JCH bergerak dari Jeddah, Saudi Arabia ke tanah air.
Sebanyak 31 orang JCH asal Anambas menunaikan rukun Islam yang proses keberangkatannya dari Tarempa dilakukan sejak awal bulan Juli 2019 kemarin.
JCH asal Anambas ini terdiri dari 15 orang laki-laki dan 16 orang perempuan.
• JCH Asal Karimun Meninggal Dunia Karena Sakit Diabetes, Dikebumikan di Kota Mekkah
• JCH Kloter Pertama Debarkasi Kota Batam Rayakan HUT Kemerdekaan RI di Tanah Air
• Wali Kota Tanjungpinang Syahrul Lepaskan JCH, Wali Kota Batam Muhammad Rudi Lepaskan Amsakar Achmad
• Wali Kota Batam Muhammad Rudi Antar Wakil Wali Kota Naik Haji, Ini Pesan Sekdaprov Kepri Pada JCH
Ada 13 orang dari Kecamatan Siantan, 8 orang dari Kecamatan Palmatak, 4 orang dari Kecamatan Jemaja dan 5 orang dari Kecamatan Siantan Tengah.
JCH dijadwalkan akan tiba di bandar udara (Bandara) Hang Nadim, Batam pada 18 Agustus 2019 sekitar pukul 11.45 WIB.
Dari sana, puluhan JCH itu akan diterbangkan ke Matak menggunakan pesawat perusahaan.
"Rencananya hari Senin besok pulangnya," ujar Kepala Bagian Bina Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Riorizal Kamis (8/8/2019).
Rio menjelaskan, meski cuaca di tanah suci dalam keadaan panas, namun kondisi puluhan JCH asal Anambas sehat.
JCH laki-laki yang paling tua atas nama Arifin Bin Saleh dari Jemaja.
Sedangkan JCH perempuan itu atas nama Halifah Binti Amat Sajari dari Kecamatan Siantan.
Jumlah JCH pada tahun ini berkurang.
Pada tahun 2018, jumlah JCH asal Anambas sebanyak 43 orang, ada 19 orang perempuan dan 24 orang laki-laki.
"Insyaallah kondisi JCH sehat. Komunikasi terus kami lakukan," ungkap Riorizal.