Aksi Unjuk Rasa Imigran Asing di Tanjungpinang Sudah Berlangsung 5 Hari, Masyarakat Mulai Resah

Aksi unjuk rasa imigran di Kantor IOM Kota Tanjungpinang sudah berlangsung selama lima hari berturut-turut. Aksi tersebut sudah mulai meresahkan warga

Aksi Unjuk Rasa Imigran Asing di Tanjungpinang Sudah Berlangsung 5 Hari, Masyarakat Mulai Resah
TRIBUNBATAM.id/Alfandi Simamora
Ratusan pencari suaka (imigran) yang selama ini tinggal di Bhadra Resort Jalan Kawal Kilometer 24 Toapaya Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri menggelar aksi demonstrasi, Senin (5/8/2019) pagi. 
TRIBUNBATAM.id, BINTAN - Aksi unjuk rasa pencari suaka atau imigran asing memasuki hari ke lima, Jumat (9/8/2019).
Mereka terus saja melakukan aksi unjuk rasa di Kantor IOM, Jalan Peralatan Kilometer 7 Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri.
Aksi unjuk rasa tersebut mulai berlangsung, Senin (5/8/2019).
Hal ini dilakukan para imigran ini agar aspirasi mereka dapat dikabulkan.
Segala upaya negoisasi dengan mereka pun terus dilakukan supaya mereka menghentikan aksi unjuk rasa.
Tetapi hal tersebut justru tidak berhasil.
"Kami berterima kasih kepada pemerintah Indonesia yang telah menampung kami disini.
Tapi kami ingin terus berjuang dengan menggelar aksi sampai keinginan kami ditanggapi," ujar Alzobier seorang imigran asal Sudan saat dialog di depan Bhadra Resort Jalan Kawal Kilometer 24 Toapaya, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, Jumat (9/8/2019).
Alzobier juga menyampaikan, mereka menginginkan pihak UNHCR dan IOM segera memberi kepastian terhadap kehidupan mereka ke depan.
Karena, sampai saat ini tidak ada kejelasan kapan mereka akan dikirim ke negara ke tiga.
"Kami butuh kepastian karena kita punya masa depan," ucap Alzobier.
Ratusan pencari suaka (imigran) yang selama ini tinggal di Bhadra Resort Jalan Kawal Kilometer 24 Toapaya Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri menggelar aksi demonstrasi, Senin (5/8/2019) pagi.
Ratusan pencari suaka (imigran) yang selama ini tinggal di Bhadra Resort Jalan Kawal Kilometer 24 Toapaya Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri menggelar aksi demonstrasi, Senin (5/8/2019) pagi. (TRIBUNBATAM.id/Alfandi Simamora)
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Politik Dalam Negeri Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kepri, Elman Krisos yang hadir saat dialog berpesan agar imigran menyampaikan aspirasi di Kantor IOM secara tertib.
Sebab, aksi yang dilakukan berturut-turut selama lima hari ini sudah mulai meresahkan masyarakat di sekitar Kantor IOM.
"Nah karena itu kami meminta aksi unjuk rasa dilakukan secara tertib," ucap Elman Krisos.
Ratusan pencari suaka juga langsung bergerak menuju Kantor IOM di Tanjungpinang menggunakan 25 angkutan kota (Angkot) yang sengaja dibayar untuk memuluskan aksi mereka. (TRIBUNBATAM.id/Alfandi Simaora)
Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved