Pemerintah Ingin Tiru Kesuksesan Australia, PNS Bisa Bekerja di Rumah

Dalam penerapan birokrasi 4.0, fleksibilitas kerja menjadi salah satu hal yang didorong pemerintah.

Pemerintah Ingin Tiru Kesuksesan Australia, PNS Bisa Bekerja di Rumah
Tribun Pontianak
Ilustrasi PNS 

TRIBUNBATAM.id - Deputi SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, ide pegawai negeri sipil bisa bekerja dari luar kantor merupakan perpanjangan dari prinsip fleksibitas bekerja di era digital.

Dalam penerapan birokrasi 4.0, fleksibilitas kerja menjadi salah satu hal yang didorong pemerintah. Hal ini sudah diterapkan di Australia dan berhasil meningkatkan prodiktivitas pegawai.

"Pengalaman di Australia, ketika hal itu diterapkan, produktifitas pegawai tercatat meningkat," ujar Setiawan dalam keterangan tertulis, Jumat (9/8/2019).

Setiawan menyatakan, hal yang mendasari usulan tersebut yakni untuk membentuk birokrasi 4.0. Sistem birokrasi ini menuntut PNS bekerja lebih jeli, akurat, dan cepat karena ditopang sistem digital.

Kesiapan BI Menghadapi Potensi Pelemahan Yuan Terhadap Rupiah

HANYA HARI INI, Promo Telkomsel Surprise Deal, Kuota 20 GB hanya Rp 125.000

HP ANDROID 2019 - ZTE Nubia Z20, Hape Dual Display dan Snapdragon 855 Plus

Ramalan Zodiak Besok Minggu 11 Agustus 2019, Aquarius Beruntung, Taurus Populer, Scorpio Berkebun

 

Terdapat empat indikator dalam mewujudkan birokrasi 4.0, yaitu percepatanan layanan, efisiensi layanan, akurasi layanan, fleksibilitas kerja, dan berdampak sosial. Dengan fleksibilitas waktu kerja ASN, pekerjaan tidak harus dikerjakan di kantor.

“Di masa mendatang, beberapa pekerjaan bisa dikerjakan melalui smartphone, yang tentu akan lebih efisien dan memperpendek alur birokrasi,” kata Setiawan.

Dalam ide yang terus dikembangkan tersebut, ASN bisa bekerja di rumah dengan ukuran kinerja yang jelas dan disepakati, juga dilakukan secara selektif bagi PNS yang memiliki kinerja baik.

Namun, belum diketahui bagaimana kriteria PNS yang bisa bekerja di rumah. Termasuk posisi apa saja yang tidak harus bekerja di kantor sebagaimana umumnya. Saat ini, Kementerian PAN-RB masih mengembangkan ide tersebut. Semua gagasan masih dalam kajian awal untuk menerapkan birokrasi berbasis digital.

"Jadi kami sedang rencanakan itu, kerja dari rumah bisa, kerja dari ujung sana juga bisa, nanti diatur bagaimana aturannya," kata Setiawan.

Setiawan menambahkan, prosesnya maish panjang untuk mengimplementasikan kebijakan itu. Menurut dia, perlu sistem dan regulasi yang matang untuk mengatur sistem kerja yang mirip dengan perusahaan start up tersebut.

Editor: Rio Batubara
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved