BATAM TERKINI

Penumpang Kapal Pelni Dilarang Bawa Barang Bekas dari Batam! Ini Risikonya Jika Tertangkap

Aparat Bea Cukai mengingatkan calon penumpang kapal Pelni yang hendak berlayar keluar Batam untuk tidak membawa barang bekas (balpres) dari Batam.

Penumpang Kapal Pelni Dilarang Bawa Barang Bekas dari Batam! Ini Risikonya Jika Tertangkap
TRIBUNBATAM.id/EKO
Puluhan penumpang kapal Pelni yang hendak berangkat ke Medan protes di pelabuhan Batu Ampar, Minggu (27/1/2019) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Aparat Bea Cukai mengingatkan calon penumpang kapal Pelni yang hendak berlayar keluar Batam untuk tidak membawa barang bekas (balpres) dari Batam.

Sebab, hal itu melanggar aturan yang berlaku dalam kepabaean.

Namun, hingga kini calon penumpang di Pelabuhan Domestik Batu Ampar Kota Batam masih saja bandel terkait aturan barang balpress tersebut.

Pantauan Tribun di lokasi, masih banyaknya barang balpress menjadi perhatian tersendiri bagi petugas pelabuhan, Minggu (11/8/2019) sore.

Hal ini seperti diungkapkan Kepala Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai Pelabuhan Batu Ampar Batam, Ali.

"Iya sudah diberi pemahaman berkali-kali. Cuma masih saja dilakukan," ujarnya.

Penumpang Pelni Bikin Petugas Pusing, Sudah Tahu Dilarang Bawa Balpres Masih Ngotot Mau Berdebat

Gunakan Angkutan Tol Laut Pakai Kapal Pelni, Ini Daftar Biaya Disubsidi Pemerintah

Sejak Pelabuhan Pelni Pindah Batuampar, Begini Kondisi Pedagang Kaki Lima di Sekupang Batam

Ali mengakui, barang balpress ini biasanya berisikan tas dan sepatu bekas.

Ia menambahkan, apabila terdeteksi oleh mesin X-ray, maka barang bawaan itu akan disingkirkan terlebih dahulu untuk dilakukan pengecekan.

"Jika ada pemiliknya, maka kami akan panggil dan bongkar barangnya. Kalau memang barang balpress, maka akan kami tahan," tegasnya.

Namun menurutnya, selama ini barang-barang itu tidak pernah diketahui siapa pemiliknya.

Terpisah, Kepala Pos Polsek KKP Batu Ampar Aiptu Rizal, mengatakan pihaknya turut memberi pengawasan ekstra terkait pengiriman barang-barang balpress.

Bahkan, Rizal mengakui, pihaknya turut membantu petugas Bea Cukai Batam untuk mengawasi barang bawaan tiap penumpang.

"Memang masih saja ada. Maka dari itu, pengawasan di sini diperketat," terangnya.

Dalam merayakan hari raya Idul Adha, tampak beberapa calon penumpang memadati Pelabuhan Domestik Batu Ampar.

Dengan tujuan keberangkatan menuju Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara, beberapa dari mereka juga terlihat melanggar aturan barang balpress.

"Itu barang saya pak, saya mau ambil barang saya," ucap seorang pria muda saat barang balpress bawaannya ditahan.

Terlihat, barang-barang itu berisi pakaian seperti baju dan celana. (tribunbatam.id/dipanusantara)

Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved