LIGA 1 2019

Bursa Transfer 2019, Persib Buang Pemain, Rumor Rekrut Ciro Alves untuk Jawab Desakan Bobotoh

Persib Bandung siapkan langkah di bursa transfer 2019, Striker PS Tira Persikabo, Ciro Alves masuk radar, jawab desakan Bobotoh

Bursa Transfer 2019, Persib Buang Pemain, Rumor Rekrut Ciro Alves untuk Jawab Desakan Bobotoh
Instagram via Bolasport
Bermain 'Gacor' Bersama PS Tira Persikabo, Persib Bandung Berminat Rekrut Ciro Alves 

Selain itu, Persija Jakarta sudah memenuhi slot pemain asingnya.

Empat pemain asing Persija Jakarta antara lain, Bruno Matos, Marko Simic, Steven Paulle, dan Rohit Chand.

"Dia itu kan slot asing dan kita saat ini sudah penuh jadi mau gantikan siapa," lanjut pria asal Manado.

Dilihat dari sejumlah foto di akun Instagram Ciro Alves,@cirooficial  tampak banyak suporter yang mengaguminya.

Meski tak hanya The Jakmania dan Bobotoh, namun tak bisa dipungkiri, kedua suporter itu yang paling lantang meminta Ciro Alves bergabung ke timnya masing-masing.

Rencana Robert Alberts

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts berbicara soal bursa transfer putaran kedua Liga 1 2019 yang akan dibuka sebentar lagi.

Robert Alberts mengatakan bahwa ia akan mempersiapkan bursa transfer sedini mungkin.

"Kami telah menjalani pertandingan away, tapi kami akan main satu lagi lawan Sleman, tapi ketika bursa transfer dibuka kami akan lihat siapa pemain yang akan datang atau pergi," ujar Robert Alberts setelah memimpin latihan di Stadion Si Jalak Harupat, Senin (12/8/2019).

Dia mengaku, sudah memiliki rencana terkait langkah apa yang akan dilakukan demi perbaikan di putaran kedua nanti.

Namun saat ini, Persib masih menunggu waktu yang tepat untuk mengumumkannya ke publik.

 "Kami punya rencana dan kami akan segera mengumumkan dan manajemen akan memberikan statmen di waktu yang tepat," katanya.

Meski demikian, pelatih asal Belanda ini akan terlebih dulu fokus kepada sisa pertandingan di putaran pertama.

Utamanya pertandingan menghadapi Borneo FC pada Rabu (14/8/2019) di Stadion Si Jalak Harupat.

"Tapi sekarang kami fokus untuk sisa pertandingan di putaran pertama dan fokus lawan Borneo selanjutnya. Mungkin kami bisa melihat indikasinya, sekarang semuanya fokus lawan Borneo dan setelah itu mungkin kami bisa membuka sedikit indikasi, ya pertama sekarang kami fokus lawan Borneo tetapi kami telah mempunyai rencana selanjutnya," katanya.

Buang Pemain Tidak Loyal

Bobotoh mendesak PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) untuk membuang pemain yang tidak loyal di putaran kedua Liga 1 musim 2019.

Agus Rahmat, salah satu perwakilan Bobotoh yang turut melakukan aksi unjuk rasa di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Sabtu (10/8/2019) mengatakan manajemen harus bergerak cepat di bursa transfer sebelum putaran dua musim ini.

"Saya lihat manajamen hanya tenang saja, harus cepat cari pemain yang benar. Sekarang pemain yang ada sekiranya tidak main pakai hati buang saja, jangan dipertahankan," ujar Agus Rahmat, saat ditemui di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Sabtu (10/8/2019).

Namun, Agus Rahmat tak menyebutkan siapa saja pemain yang bermain tak pakai hati dan tak loyal.

Menurutnya, selain manajemen dan pelatih, pemain pun harus ikut bertanggung jawab atas jebloknya prestasi Persib.

"Kondisi Persib itu tidak kondusif pemainnya, komunikasi antar lini sudah tidak jelas, sekarang yang tanggung jawab itu manajamen tapi dengan catatan pemain juga harus ikut harus bertanggung jawab semua yang membawa nama Persib harus ikut tanggung jawab," katanya.

Jika tuntutan mereka tak digubris, bobotoh mengancam akan menduduki Graha Persib, di Jalan Sulanjana, dengan massa yang lebih banyak.

Saat ini, tim berjuluk Maung Bandung itu masih terseok-seok diperingkat 9 klasemen sementara Liga 1, dengan koleksi 14 poin hasil tiga kali menang, lima kali kalah, dan lima kali imbang.

Agus Rahmat mengatakan, saat ini Maung Bandung menjadi bahan olok-olok tim lain karena jarang meraih kemenangan.

Padahal, Persib Bandung merupakan tim besar.

Mereka memiliki manajemen keuangan sehat dan didukung banyak sponsor.

"Sama tim kecil saja Persib tidak dianggap. Persib sponsor banyak, Persib bukan tidak punya uang, Persib bisa datangkan siapa saja. Transparan dengan bobotoh, apa yang diambil sama manajemen langkah berikutnya untuk mengatasi situasi seperti ini, Persib itu sedang sakit sedang sekarat, apa obatnya. Manajemen yang harus bertanggungjawab," ujar Agus Rahmat, saat ditemui di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Sabtu (10/8/2019).

Agus mengaku akan mengerahkan massa lebih banyak jika tuntutannya tidak ditanggapi PT PBB.

"Mungkin kami akan lebih besar dari ini, kami aksi lebih besar, mungkin kami akan gandeng pemerintah kota, gubernur, dan semua yang cinta sama Persib akan kami ajak," katanya.

Bobotoh yang kecewa dengan prestasi Persib Bandung musim ini meluapkan kekecewaannya dengan melakukan aksi unjuk rasa di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Sabtu (10/8/2019).

  Berikut ini lima poin aspirasi bobotoh :

1. Melihat dari pembentukan tim, dari awal sampai melihat posisi yang ditoreh Persib sampai sekarang kayaknya miris bos. Yang pasti kami mempertanyakan, siapakah yang membentuk tim dari awal musim dan harap meminta maaf kepada bobotoh. Bos itu laki-laki bos, harus jantan mengakui dan melakukan evaluasi agar prestasi Persib lebih membaik.

Bobotoh bentangkan spanduk bertuliskan Lupa Caranya Menang? jelang berakhirnya laga Persela Lamongan vs Persib Bandung di Stadion Surajaya, Lamongan Kamis (8/8/2019),
Bobotoh bentangkan spanduk bertuliskan Lupa Caranya Menang? jelang berakhirnya laga Persela Lamongan vs Persib Bandung di Stadion Surajaya, Lamongan Kamis (8/8/2019), (Tribun Jabar/Ferdyan Adhy Nugraha)

2. Menatap bursa transfer jika manajemen masih percaya coach Rene Albert harap beri kebebasan, jika sudah tidak, silakan ambil tindakan yang pasti jangan memilih pemain tanpa seizin pelatih, karena kami tidak butuh suprise bursa pemain percuma kalau tidak sejalan dengan pelatih dan mengganggu keharmonisan pemain.

3. Bikin tim faktor non-teknis karena sangat berpengaruh kalau itu sudah ada, kenapa tim kami masih terganggu masalah faktor non-teknis.

4. Buat pelatih, bangun mental pemain secepatnya dan kebersamaan pemain. Sisa putaran pertama masih empat laga, untuk menyongsong putaran kedua.

5. Oh, iyah satu lagi, kami merasa laga kandang selalu sepi dari penonton dan komunitas Persib, mungkin ini kebijakan yang harus dikaji secepatnya.

Jangan memaksakan kehendak !! Kami ada solusi tiket 50 persen secara biasa online, 30 persen buat komunitas Persib, karena tiket offline trandisi dan budaya ajang silaturahmi saat pengambilan tiket. 15 persen buat on the spot dan 5 persen untuk suporter tim tamu, dan itu sudah terjadi dan jangan dievaluasi lagi.

Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved