Maskapai Komersil yang Beroperasi di Bandara Letung Anambas Batalkan Jadwal Terbang Secara Sepihak

Maskapai komersil yang beroperasi di bandar udara Letung Anambas membatalkan jadwal penerbangan, Selasa (13/8/2019). Calon penumpang mengeluh.

Maskapai Komersil yang Beroperasi di Bandara Letung Anambas Batalkan Jadwal Terbang Secara Sepihak
tribunbatam.id/Elhadif Putra
Bandara Letung di Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri. 
 
TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - ‎Maskapai komersil yang beroperasi di bandara udara (Bandara) Letung, Desa Bukit Padi Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri menuai perhatian.
 
Maskapai yang sesuai jadwal bertolak dari Bandara Hang Nadim, Kota Batam Selasa (13/8/2019) ini diketahui harus menunda penerbangannya. 
 
Sesuai jadwal, maskapai komersil itu terbang dari Batam sekitar pukul 12.30 WIB.
 
Namun, calon penumpang mendapat ‎pemberitahuan yang berisi perubahan jadwal penerbangan pada tanggal 14 Agustus 2019 pada jam yang sama. 
 
Tidak hanya calon penumpang yang mengeluh, wisatawan lokal maupun mancanegara yang ‎rencananya datang dan berangkat dari Pulau Jemaja harus menunda keberangkatan mereka.
 
Saat ini, baru satu maskapai komersil yang rutin beroperasi dari Batam maupun Tanjungpinang dengan tujuan Bandara Letung. 
 
Penerbangan Batam - Letung beroperasi setiap hari kecuali hari Minggu.
Pengunjung Bandara Changi
Pengunjung Bandara Changi (yoursingapore.com)
Hari Minggu hanya ada penerbangan rute Tanjungpinang - Letung.
 
"Tidak terbang pesawat hari ini," ujar pemerhati pariwisata di Pulau Jemaja, Gusdi Munandar melalui Whats‎App Selasa (13/8/2019). 
 
Penundaan jadwal penerbangan maskapai komersil bukan merupakan kali pertama.
 
Menurut Gusdi, sudah 3 kali hal serupa terjadi di Bandara Letung.
 
Dia berharap, kepastian jadwal transportasi ini dapat kembali normal. Ini penting terlebih dengan Anambas yang sedang giat-giatnya mempromosikan pariwisata Anambas. 
 
"Kalau boleh jangan lama-lama.
Segera ambil tindakan nyata.
Mari berbuat sehingga pariwisata Anambas dapat bangkit, transportasi satunya," ungkap Gusdi. (TRIBUNBATAM.id/Septyan Mulia Rohman)
Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved