Minggu, 26 April 2026

Inilah Ciri-ciri HP Xiaomi yang Dijual Resmi di Indonesia, Stiker TAM Akan Diganti

Ponsel Xiaomi yang beredar resmi di Indonesia sudah tidak lagi berstiker TAM.

Mi Community/GSMArena
Spesifikasi Redmi 7A 

TRIBUNBATAM.id - Ponsel Xiaomi yang beredar resmi di Indonesia sudah tidak lagi berstiker TAM.

Xiaomi mengganti stiker distributor tersebut dengan stiker baru.

Di sisi atas terdapat tulisan "Garansi Resmi Xiaomi" dan di bagian bawah tertulis "Kami Buatan Indonesia" yang semuanya tertulis dengan huruf kapital warna putih.

Dalam keterangan resmi yang diterima KompasTekno, Rabu (14/8/2019), stiker ini akan diperkenalkan secara bertahap mulai dari lini Redmi 7A dan produk Xiaomi ke depannya.

Emas Antam Naik Rp 5000, Dijual Seharga Rp759.000 Kamis (15/8)

Utang Luar Negeri RI Naik 10,1% Menjadi US$ 391,8 Miliar, Begini Rinciannya

HP ANDROID TERBARU 2019, Hape Samsung Galaxy A10s Resmi Dirilis di India, Ini Spesifikasi dan Harga

Jangan Salah Pinjam, Inilah Daftar 127 Terbaru Fintech yang Terdaftar di OJK

 

Stiker ponsel resmi baru Xiaomi
Stiker ponsel resmi baru Xiaomi (Xiaomi Indonesia)

Selain stiker baru, ciri-ciri ponsel resmi Xiaomi juga bisa dipastikan di kotak kemasan bagian belakang.

Pertama, lihat keterangan entitas kepemilikan yang tertulis PT. Xiaomi Technology Indonesia.

Ponsel resmi Xiaomi diproduksi sepenuhnya oleh PT Sat Nusapersada yang berlokasi di Batam, Kepulauan Riau.

Ciri-ciri ponsel Xiaomi resmi atau tidak juga bisa dilihat di dalam kotak kemasan.

Ciri-ciri ponsel resmi Xiaom
Ciri-ciri ponsel resmi Xiaom (Xiaomi Indonesia)

Pastikan semua daftar pusat layanan dan buku panduan tertulis dalam Bahasa Indonesia, termasuk colokan pengisi daya harus sesuai dengan Indonesia. P

erubahan ini mulai berlaku di seri Redmi 7A yang baru dirilis beberapa waktu lalu.

"Tidak ada perubahan di seri sebelum Redmi 7A," ujar perwakilan Xiaomi Indonesia ketika dihubungi KompasTekno.

Sementara untuk layanan purna jual, Xiaomi memastikan ponsel resmi akan diterima di semua layanan servis Xiaomi di seluruh Indonesia.

Perubahan ini, menurut Xiaomi, dilakukan sebagai salah satu upayanya untuk mendukung pemberantasan ponsel Black Market.

"Memberantas black market adalah usaha bersama, dan harus bekerja sama dengan banyak pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, mitra-mitra, dan para pengguna yang merupakan pemangku kepentingan terpenting untuk keberhasilan menyeluruh dalam memberantas black market," tulis Xiaomi dalam rilisnya.

Peredaran ponsel BM di Indonesia

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved