Breaking News:

Di Balik Kisah Proklamasi 17 Agustus 1945 yang Jarang Orang Tahu, sampai Soekarno Diminta Mengulang

Di Balik Kisah Proklamasi 17 Agustus 1945 yang Jarang Orang Tahu, sampai Soekarno Diminta Mengulang

YouTube
Soekarno saat Proklamasi 17 Agustus 1945 

Di Balik Kisah Proklamasi 17 Agustus 1945 yang Jarang Orang Tahu, sampai Soekarno Diminta Mengulang

TRIBUNBATAM.id - Proklamasi kemerdekaan pada 17 Agustus 1945 selalu diperingati setia[ tahun.

Dilansir dari SOSOK.grid.id dalam artikel 'Proklamasi 17 Agustus 1945, Saat Para Pemuda Datang Telat dan Mendesak Soekarno untuk Mengulangi Upacara Kemerdekaan', salah satunya adalah momen ketika Soekarno diminta mengulangi upacara tersebut

Mengutip dari 'Asvi Warman Adam : Determinasi Soekarno Memilih Hari Proklamasi' yang diterbitkan oleh Majalah Intisari No.635 Agustus 2015, Soekarno diminta mengulanginya lantaran ada peserta upacara yang datang telat.

Bung Karno Hukum Mati Sahabatnya Sendiri, Sosok Pentolan Pemberontak yang Bikin Soekarno Menangis

Kaitkan Dengan Al Quran, Ini Alasan Soekarno Pilih 17 Agustus Untuk Proklamasikan Kemerdekaan RI

Soekarno, saat membacakan teks proklamasi kemerdekaan RI.
Soekarno, saat membacakan teks proklamasi kemerdekaan RI. (wikipedia)

Saat itu Soekarno-Hatta baru saja tiba di Jakarta usai diamankan oleh para pemuda di Rengasdengklok.

Setelah tiba di Jakarta, Hatta meminta Soebardjo mengontak Hotel Des Indes untuk mengadakan rapat PPKI di sana.

Namun sayang jam sudah menunjukkan pukul 22.00 WIB dan hotel sudah tutup.

Soebardjo lantas menelpon Laksamana Maeda dan mengutarakan niatan meminjam rumahnya untuk mengadakan rapat persiapan kemerdekaan Indonesia.

Soekarno Sakit Malaria saat Bacakan Teks Proklamasi, Tiang Bendera Terbuat dari Bambu

Museum Perumusan Naskah Proklamasi merupakan gedung tempat perumusan naskah proklamasi. Bangunan ini bekas kediaman Laksamana Tadashi Maeda di Jalan Meiji Dori (sekarang Jalan Imam Bonjol No.1).
Museum Perumusan Naskah Proklamasi merupakan gedung tempat perumusan naskah proklamasi. Bangunan ini bekas kediaman Laksamana Tadashi Maeda di Jalan Meiji Dori (sekarang Jalan Imam Bonjol No.1). (kompas.com/kartono ryadi)

Maeda mengiyakan permintaan Soebardjo.

Maka Soekarno, Hatta, Soebardjo, Sukarni dan Sayuti Melik segera meluncur ke rumah Maeda yang kini beralamat di Jl.Imam Bonjol No.1 Jakarta.

Halaman
1234
Editor: Aminudin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved