BATAM TERKINI

Amankah Transaksi Pakai QRIS? Simak Penjelasan Bank Indonesia

Seberapa amankah penggunaan QRIS dalam sistem transaksi? Simak penjelasan dari Bank Indonesia Kpw Kepri berikut ini.

Amankah Transaksi Pakai QRIS? Simak Penjelasan Bank Indonesia
TRIBUNBATAM.ID/DEWI HARYATI
Kepala Tim Pengembangan Ekonomi kantor perwakilan BI Kepri, Gunawan (kiri) dan Manajer Analis di fungsi pembayaran kantor perwakilan BI Kepri, Muhammad Rezha Ali Khan. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Seberapa amankah penggunaan QRIS dalam sistem transaksi? Kepala Tim Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kepri, Gunawan menjelaskan, BI bersama ASPI konsen terhadap persoalan perlindungan konsumen.

Terutama menyangkut data-data konsumen.

Ia menyebut, salah satu visi pembayaran Indonesia pada 2025, adalah imbang dari sisi regulasi dan perlindungan konsumen.

Mengingat pertunbuhan teknologi saat ini, perlu dibarengi dengan regulasi dan perlindungan konsumen.

"Persoalan data ini menjadi penting. PJSP harus pegang rapat-rapat data ini. Seperti pola belanja konsumen, mau makan dimana, dan jam kapan. BI konsen terhadap hal ini," kata Gunawan, Senin (19/8/2019).

Manajer Analis di Fungsi Pembayaran Kantor Perwakilan BI Kepri, Muhammad Rezha Ali Khan menambahkan, dalam QRIS ini BI dan ASPI sudah mengadopsi standar internasional. Salah satu standar yang dipertimbangkan, soal keamanannya.

Bank Indonesia Kpw Kepri Kenalkan QRIS, Satu QR Code Untuk Semua Pembayaran

Ingin Tahu Membedakan Bentuk Uang Asli Atau Palsu, Ini Pesan Bank Indonesia

Bank Indonesia: Pertumbuhan Harga Properti Residensial Akan Menurun

"Jadi ada jaminan keamanan juga," kata Rezha.

Sebelum bergabung sebagai mitra, PJSP harus mengurus perizinan QRIS ke BI. Di situ, ada beberapa persyaratan yang diminta, untuk perbankan dan PJSP.

"Di antaranya menyangkut kehandalan sistem dan aplikasi. Kemampuan litigasi dan risiko, proses penyelesaian kalau ada masalah," ujarnya.

QRIS sendiri sudah mulai diterapkan di Batam sekitar Juli lalu. Itu bertepatan dengan kegiatan Kepri Syahfest di Dataran Engku Putri Batam Center. Saat kegiatan itu, juga ada pameran dan bazar dari pelaku UMKM, dan rerata mereka yang merupakan binaan BI, menggunakan QRIS untuk transaksi pembayarannya.

Ditanya, soal berapa pelaku UMKM yang sudah bergabung di QRIS ini, BI menyebut belum mendatanya. Karena QRIS baru diperkenalkan di momen itu.

"Tapi kita berharap semakin banyak yang mendaftar untuk diterbitkan QRIS. Harapannya, BI bisa ikutserta memajukan UMKM," kata Gunawan. (tribunbatam.id/dewi haryati)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved