Rabu, 6 Mei 2026

Sherly Annavita Bintang ILC TVOne, Berani Sindir Jokowi, Rocky Gerung Tertawa, Ini Reaksi Tsamara

Sherly Annavita Berani Sindir Jokowi di ILC TVOne terbaru, Rocky Gerung tertawa, lihat reaksi Fadli Zon dan Tsamara Amany

Tayang: | Diperbarui:
Tangkapan layar Youtube Indonesia Lawyers Club
Sherly Annavita Sindir Jokowi di ILC tvOne, Rocky Gerung, Fadli Zon, Tsamara Amany Malah Lakukan Hal Ini 

TRIBUNBATAM.id - Sherly Annavita Berani Sindir Jokowi di ILC TVOne terbaru, Rocky Gerung tertawa, lihat reaksi Fadli Zon dan Tsamara Amany.

ILC TVOne Selasa (20/8/2019) mengambil tema 'Perlukah Ibu Kota Dipindahkan?'.

Sherly Annavita merupakan millennial influencer menjadi narasumber bersama  Rocky Gerung, Fadli Zon dan Tsamara Amany.

Diketahui, rencana pemindahan ibu kota ke Kalimantan disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Narasumber tersebut yakni penulis Prof Salim Said, budayawan Ridwan Saidi, pengamat Rocky Gerung, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor.

Politisi PDI Perjuangan Maruarar Sirait, politisi Gerindra Fadli Zon, politisi PKS Fahri Hamzah, politisi muda PSI Tsamara Amany, dan politisi Nasdem Teuku Taufiqulhadi.

Selain itu, Deputi IV Kantor Staf Presiden (KSP) Eko Sulistyo dan pengamat tata kota Yayat Supriatna.

Salah satu narasumber yang menarik perhatian yakni kehadiran millenial influencer Sherly Annavita.

Pada penampilannya di ILC TV One malam tadi, Sherly langsung menyampaikan kritik ke Jokowi terkait rencana pemindahan ibu kota tersebut.

Setelah Sherly Annavita sindir Jokowi, Rocky Gerung, Fadli Zon, hingga Tsamara Amany, malah lakukan hal ini.

Reaksi spontan Rocky, Fadli, dan Tsamara, usai Sherly memberikan pernyataan terlihat pada cuplikan video yang dilansir akun Youtube Indonesia Lawyers Club.

Di awal pemaparannya, Sherly menyampaikan pandangannya terkait rencana pemindahan ibu kota dari perspektif kalangan millenial.

"Sebagaimana kita ketahui pemindahan ibu kota ini bukan wacana baru kata Bang Fadli, ini sudah diwacanakan presiden-presiden sebelumnya," kata Sherly.

"Namun alasan utama Presiden yang sama-sama kita saksikan di awal program ini setidaknya ada empat hal yang ingin saya highligt bang karni. Yang pertama alasannya terkait banjir, macet, polusi, da. perataan tanah," ujarnya.

Menurut Sherly, alasan yang disampaikan Jokowi itu justru menohok kapasitasnya sendiri dalam memerintah.

"Alasan ini sebenarnya menohok kapasitas Pak Jokowi sendiri dalam memerintah," ujarnya.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved