Rabu, 6 Mei 2026

TANJUNGPINANG TERKINI

Taba Sebut Ex-Officio Dilantik Awal September, Punya 3 Deputi

Jika tidak ada perubahan, pelantikan Ex-Officio Kepala BP Batam akan digelar awal September 2019.

Tayang:
DOK TRIBUNBATAM.id
Anggota Tim Teknis Dewan Kawasan, Taba Iskandar 

TANJUNGPINANG, TRIBUN - Jika tidak ada perubahan, pelantikan Ex-Officio Kepala BP Batam akan digelar awal September 2019.

Kabar itu disampaikan anggota Tim Teknis Dewan Kawasan (DK) Kepri, Taba Iskandar kepada Tribun.

Taba mengatakan, Wali Kota Batam akan dilantik sebagai ex-Officio Kepala BP Batam paling lambat awal September 2019.

"Kalau yang dijadwalkan Pak Menko (Perekonomian) paling lambat awal September mendatang," ucapnya, Selasa (20/8).

Taba Iskandar mengatakan, struktur BP Batam yang baru nanti akan lebih rampin dari sebelumnya.

"Jika yang lama ada Kepala BP Batam, dan 5 Deputi. Kali ini hanya Ex-Officio Kepala BP Batam (wali kota), Wakil BP Batam, dan 3 Deputi saja," sebutnya.

Menurut Taba, jabatan Wakil Kepala BP Batam mempunyai kedudukan yang strategis dalam struktur ini, karena untuk operasional harian BP Batam akan dikendalikan Wakil Kepala BP Batam.

"Sementara tugas Deputi baru nanti digabungkan. Misalnya tugas Deputi 5, direkrut oleh deputi 3. Kemudian Deputi 1 yang selama ini bagian keuangan, akan bertugas hal lain menyangkut aset," ujarnya.

Ia menyampaikan, pembahasan Ex-Officio Kepala BP Batam juga membahas tindak lanjut harmonisasi pelayanan perizinan di kawasan perdagangan bebas, dan pelabuhan bebas Batam.

"Dalam pembahasan itu juga mengidentifikasi, dan harmonisasi aturan-aturan fiskal terkait kawasan perdagangan bebas, dan pelabuhan bebas di Batam," katanya.

Tak ada Hambatan Komunikasi

Terkait rencana pelantikan Wali Kota Batam sebagai Ex Officio Kepala BP Batam, Kepala BP Batam, Edy Putra Irawady mengatakan tak mau ikut campur soal itu.
Edy mengaku hanya menunggu perintah dari pemerintah pusat.

"Itu urusan dewa-dewa, saya tak ikutan. Saya ikut yang di dunia maya seperti ini saja," kata Edy, Selasa (20/8) di Hotel Aston Batam.

Ia juga tak merisaukan soal sosok pengganti dirinya nanti, dalam memimpin BP Batam. Lagipula menurut Edy, komunikasi yang terjalin antara dirinya dengan Wali Kota Batam, Rudi terbilang baik. Tidak ada hambatan komunikasi berarti selama ini.

"Saya dan Rudi tak ada hambatan komunikasi. Yang penting masyarakat Batam," ujarnya.

Selama lebih kurang 7 bulan bertugas, Edy juga sudah melakukan sejumlah pembenahan dan menyiapkan platform untuk Wali Kota ex officio Kepala BP Batam. "Jadi siapa pun nanti, platformnya sudah kita bentuk," kata Edy.

Sebelumnya diberitakan, Kepala BP Batam, Edy Putra Irawady sudah siap diganti kapanpun sebagai pimpinan di BP Batam. Edy juga tak ambil pusing dengan kabar terbaru revisi PP 46/2007 yang menjadi dasar hukum untuk Wali Kota ex-officio Kepala BP Batam.

Sejak Maret lalu, Edy mengaku sudah mengemas barang-barang pribadinya. Lantaran kabar yang beredar saat itu, masa tugas Edy sebagai pimpinan di BP Batam hanya hingga akhir Maret.

Edy dilantik sejak Januari lalu. Pria yang pernah menjadi staf khusus di Kemenko Perekonomian RI inipun sudah siap ditarik, kapanpun ada perintah dari pusat.
April berlalu, namun belum ada kabar terbaru dari pusat soal penarikan dirinya.

Akhirnya, Edy melanjutkan tugasnya sebagai pimpinan di BP Batam. Di surat keputusan (SK) pelantikannya, memang tidak ada disebutkan kapan berakhir masa tugas Edy sebagai Kepala BP Batam.

Kendati begitu, pada kesempatan lain, Edy mengatakan, kebijakan Wali Kota ex-officio Kepala BP Batam sudah menjadi keputusan Presiden RI, Joko Widodo. Kewenangan sepenuhnya menjadi urusan di tingkat eksekutif.

"Kita tinggal menunggu saja, bisa besok, bisa minggu depan, dan itu pasti," ujarnya beberapa waktu lalu.

Sembari menunggu panggilan dari pusat, Edy menyelesaikan beberapa program kerjanya. Di tujuh bulan masa tugasnya, beberapa hal yang sudah dikerjakan Edy antara lain, terkait harmonisasi pelayanan perizinan sistem Online Single Submission (OSS) antara BP Batam dan Pemko Batam. (dra/wie)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved