Hanya di Negara Ini McDonald's Mengubah Namanya Jadi Mekdi

McDonald's di Malaysia baru saja mengubah namanya menjadi 'Mekdi', sesuai dengan sebutannya secara harfiah oleh masyarakat Malaysia.

Hanya di Negara Ini McDonald's Mengubah Namanya Jadi Mekdi
NEW STRAITS TIMES
Gerai McDonalds di Bukit Bintang, yang merupakan gerai pertama di Malaysia, dibuka pada 29 Mei 1982, berubah nama dalam rangka memperingati Bulan Merdeka 

Selain mengubah namanya menjadi lebih "Malaysia", dalam rangka merayakan Bulan Merdeka, yakni bulan kemerdekaan Malaysia, McDonald's di negara itu juga memperkenalkan menu lokal, yakni nasi lemak.

Nasi lemak versi McDonald's Malaysia ini dengan cepat menjadi salah satu menu favorit yang banyak dipesan warga Malaysia.

Nasi lemak adalah hidangan nasi beraroma yang dimasak dengan santan dan disajikan dengan ikan teri, irisan mentimun, telur goreng, dan sambal pedas.

Tak hanya itu, McDonald's Malaysia, melalui situsnya mengumumkan telah memulai petisi online untuk mengakui nasi lemak sebagai hidangan nasional Malaysia.

Petisi tersebut dilakukan setelah menyadari bahwa hidangan nasi lemak sangat populer di antara warga Malaysia.

Petisi itu menargetkan untuk mendapat satu juta tanda tangan sebelum perayaan Hari Malaysia, yakni hari berdirinya negara Malaysia yang akan diperingati pada 16 September mendatang.

Malaysia mendapatkan kemerdekaannya dari Inggris pada 31 Agustus 1957 dengan cara yang sangat damai melalui jalur dialog. Malaysia awalnya merdeka dengan nama Malaya.

Pada hari itu, Perdana Menteri Malaya yang pertama Allahyarham Tunku Abdul Rahman dengan bangga menyatakan kemerdekaan negara itu dengan meneriakkan kata "Merdeka" sebanyak tujuh kali di Stadion Merdeka.

Sementara Federasi Malaysia dibentuk dan diumumkan pada 16 September 1963, yang kemudian diperingati sebagai Hari Malaysia.

Namun perayaan hari kemerdekaan nasional Malaysia masih digelar setiap tanggal 31 Agustus, yang merupakan tanggal asli kemerdekaan Negeri Jiran itu.

Hari Malaysia diperingati sebagai hari libur hanya di wilayah Malaysia Timur.

 (Agni Vidya Perdana)

Editor: Rio Batubara
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved