Kenapa Dulu Valentino Rossi Tinggalkan Honda Ketika Sukses?
Juara dunia 9 kali, Valentino Rossi, pernah menghebohkan publik MotoGP dengan hengkang dari Honda ke Yamaha usai musim 2003.
Valentino Rossi merasa kurang dihargai oleh petinggi Honda kala itu.
Selain itu, ada beberapa batasan tertulis dan tidak tertulis untuk Valentino Rossi sebagai pembalap Honda.
Kabarnya, sampai kegiatan di luar MotoGP dan selebrasi kemenangan Valentino Rossi dipermasalahkan.
Valentino Rossi juga mengakui bahwa diskusi kontrak baru dengan Honda buntu dan akhirnya tak bisa menerima kontrak baru Honda.
Bagaimana Yamaha bisa hadir dan masuk dalam pikiran Valentino Rossi?
Saat itu ada dua petinggi tim Yamaha, Lin Jarvis dan Davide Brivio (sekarang bos tim Suzuki Ecstar), berhasil melakukan diskusi rahasia dengan Valentino Rossi.
Awalnya Valentino Rossi ragu, terutama karena motor Yamahayang dianggap tidak sebagus Honda saat itu.
Tapi Rossi ingat pendiriannya, bahwa bukan motor saja yang berperan meraih juara.
Makanya Rossi berani memilih loncat ke rival Honda.
Akhirnya Valentino Rossi berhasil membuktikan bahwa pembalap juga punya peran besar dalam kejuaraan, bukan motornya saja.
Setelah itu Valentino Rossi berhasil membawa Yamaha menjadi tim terbaik melebihi Honda selama bertahun-tahun.
Rossi berhasil membangun YZR-M1 yang dikenal kompetitif dan user friendy.
Honda kecewa berat saat itu, bahkan harus melalui kesakitan selama bertahun-tahun karena pindahnya Valentino Rossi.
HRC bisa melongo dan melihat kesuksesan mantan pembalapnya bersama pabrikan pesaingnya.
Honda masih bisa memberikan perlawanan dan meraih 1 gelar dengan RC211V Nicky Hayden.
Perlahan, kejayaan Honda kembali setelah meraih gelar lagi dengan Casey Stoner, lalu puncaknya dengan pembalap spektakuler, Marc Marquez, yang mendominasi MotoGP dalam beberapa musim terakhir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/30062019_maverick-vinales-juara-gp-belanda-2019.jpg)