Sabtu, 11 April 2026

Prostitusi Online Mahasiswi di Palembang, Sekali Kencan Rp 10 Juta

Fenomena oknum mahasiswi masuk dunia prostitusi online alias ayam kampus di kota Palembang bukan menjadi hal yang baru.

TRIBUNBATAM.ID/WAHYU INDRIANTO
Ilustrasi prostitusi online 

TRIBUNBATAM.id - Prostitusi online mahasiswi di Palembang, Sekali Kencan Rp 5 juta - Rp 10 Juta.

Fenomena oknum mahasiswi masuk dunia prostitusi online alias ayam kampus di kota Palembang bukan menjadi hal yang baru.

Mereka rela menjadi menjajakan cinta demi memenuhi kebutuhan kuliah, kebutuhan sehari-harinya, bahkan gaya hidup.

Berbeda dari wanita penghibur lainnya yang menjajakan diri secara terang-terangan, para ayam kampus ini mencari pelanggan secara eksklusif.

Sensasai layanan berkelas inilah yang justru membuat pelanggannya mau membayar mahal.

Pemeran Video Vina Garut Dikabarkan Terpapar HIV AIDS, Ini Hasil Tes 3 Tersangka

Polisi Bongkar Prostitusi Online Berkedok Pijat, 13 Orang Diamankan, Patok Harga Hingga Rp 500 Ribu

Polisi Bongkar Prostitusi Nyeleneh, Istri Hamil 4 Bulan Dijual Suami untuk Layanan Ranjang Bertiga

Saat Grebek Gubuk Prostitusi di Tengah Hutan, Germo Lawan Petugas & Todongkan Pistol ke Aparat

Berikut Liputan Tim Sripoku (grup Surya.co.id):

Menggunakan berbagai aplikasi sosial media (Sosmed) atau tawaran dari mulut-mulut, dijadikan alat mencari pelanggan.

Mereka kini tak sembarangan mencari pelanggan, lebih hati-hati dan pilih-pilih.

"Kalu saya sih lebih pilih pelanggan, tidak mau dari kalangan mahasiswa atau orang yang kita tidak tahu latar belakangnya," ujar MS (21), salah seorang ayam kampus di perguruan tinggi swasta di Palembang, Selasa (13/8/2019).

MS mengungkapkan, modus yang mereka pakai biasanya memasang foto cantik nan menggoda di beberapa aplikasi sosial media.

Biasanya para pelanggan langsung chating dengan si ayam kampus untuk menanyakan bisa "dipakai" atau tidak.

Setelah dijawab bisa, kemudian komunikasi berlanjut untuk menentukan tarif dan lokasi untuk bercinta.

Setiap kali berkencan MS mematok tarif minimal Rp 1 juta untuk layanan short time dan paling besar Rp 5 juta untuk long time.

"Biasanya kalau saya sih langsung minta DP sama pelanggan kalau memang dia serius. Setelah ditransfer baru langsung ketemuan di lokasi dijanjikan.

Jika dapat pelanggan yang sudah mapan biasanya suka kasih lebih. Ya bisa sampai Rp 10 juta," ungkapnya.

Ia menjelaskan, awal mula terjerumus ke dalam dunia hitam tersebut setelah semasa SMA keperawanannya direnggut oleh sang pacar.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved