Imbas Perang Dagang, Donald Trump Perintahkan Perusahaan AS Keluar Dari Cina

Perang dagang AS dan China tak kunjung berakhir, bahkan tampaknya tambah panas.

Imbas Perang Dagang, Donald Trump Perintahkan Perusahaan AS Keluar Dari Cina
Kompas.com
Donald Trump 

TRIBUNBATAM.id - Perang dagang AS dan China tak kunjung berakhir, bahkan tampaknya tambah panas.

Padahal sejumlah pertemuan telah digelar untuk merundingkan berbagai aturan dan tarif bagi produk kedua negara terbesar di dunia itu.

Bahkan setelah pertemuan itu, sikap keras presiden AS Ddnald Trump malah makin menjadi.

Presiden Amerika Serikat ( AS), Donald Trump mengunggah sejumlah postingan kontroversial terkait perang dagang AS- China, di jejaring sosial Twitter, Jumat (23/8/2019) pagi waktu setempat.

Kicauannya membuat geger bursa saham di AS.

Bukan argumen biasa, kini Trump justru secara langsung "memerintahkan" beberapa perusahaan besar AS untuk melepas China dari aktivitas bisnis mereka, dan kemudian mencari alternatif selain Negeri Tirai Bambu itu.

Mito W1 Hape Merek Lokal Seharga Rp 1 Jutaan, Ini Spesifikasi Lengkapnya

Ramalan Zodiak Besok Senin 26 Agustus 2019, Cancer Dipujian di Tempat Kerja, Virgo Bisnismu Sukses

Kenalkan, Inilah LG K40s Dan K50s, Hape dengan Daya Tahan Militer

HP ANDROID 2019 - Inilah Bocoran Harga Realme 5 Ternyata Segini Harganya

"Saya memerintahkan sejumlah perusahaan-perusahaan besar AS untuk segera mulai mencari pengganti China, termasuk memindahkan perusahaan-perusahaan kalian ke AS dan membuat produk-produk kalian di sini," kata Trump di sebuah postingan.

Trump mengatakan begitu lantaran kesal dengan China yang menurutnya telah mencuri hak-hak kekayaan intelektual AS yang nilainya diklaim mencapai ratusan miliar dollar AS.

Secara lebih tertuju, Trump juga memerintahkan beberapa perusahaan logistik besar, seperti FedEx, Amazon, UPS, dan Post Office, memusnahkan produk medis berbahan Fentanyl yang berasal dari China dan diimpor ke AS.

Trump berkata demikian lantaran Fentanyl disebut membunuh sekitar 100.000 orang Amerika setiap tahunnya, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari FastCompany, Sabtu (24/8/2019).

Halaman
123
Editor: Rio Batubara
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved