49 Kontainer Berisi Limbah B3 Sudah Dipulangkan ke Negara Asalnya, Ini Keterangan BC Batam

Bea Cukai (BC) telah menyelsaikan re-ekspor sebanyak 49 kontainer berisikan limbah plastik yang mengandung bahan berbahaya dan beracun (B3) dari Pela

49 Kontainer Berisi Limbah B3 Sudah Dipulangkan ke Negara Asalnya, Ini Keterangan BC Batam
tribunbatam.id/Argianto
Kepala Kantor Bea dan Cukai Khusus Batam, Susila Brata beserta petugas Kementrian Kehutanan dan Lingkungan Hidup melihat isi kontainer untuk sebelum di kirim ulang ke negara asal di Pelabuhan Internasinal, Batuampar, Batam, Senin (29/7). 

49 Kontainer Isi Limbah B3 Yang Tersisa Sudah Di Re-Ekspor

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Bea Cukai (BC) telah menyelsaikan re-ekspor sebanyak 49 kontainer berisikan limbah plastik yang mengandung bahan berbahaya dan beracun (B3) dari Pelabuhan Batu Ampar ke negara asalnya.

Re-ekspor tersebut dilakukan secara bertahap oleh importir yang mendatangkan limbah B3 tersebut.

Kepala Bidang (Kabid) Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi, Sumarna mengaku berangkatnya 4 kontainer yang dilakukan pada 15 Agustus 2019 lalu menandakan semua kontainer yang berisi limbah B3 sebelumnya telah selesai diproses dan telah dikembalikan ke negara asalnya.

Re-ekspor dilakukan sejak 14 Agustus dan terakhir 15 Agustus.

Sosok Profesor jang Youn Cho, Rektor Asing Pertama di Indonesia Asal Korea Selatan

BREAKINGNEWS, Jatuh di Dermaga PT Sumber Marine Shipyard, Batu Aji, Batam, Tim SAR Cari Herdiansyah

Wakil Ketua DPRD dari Demokrat Mendadak Gerayangi Tubuh ES di Mobil, Lontarkan kata Jorok

Sempat Sebut Pabrik Susu, Aura Kasih dan Yan Widjaya Akhirnya Bertemu, Ini yang Dibahas

Jumlah ini terhitung sampai 15 Agustus 2019 lalu.

"Re-ekspor sudah dilakukan dari 14-15 Agustus 2019 lalu, 4 kontainer milik PT.TIS telah dikembalikan ke negara asalnya. Yakni Hongkong," ujar Sumarna, Senin (26/8/2019).

Berdasarkan jadwal itu, setidaknya ada waktu paling lambat sampai pertengahan September untuk proses re-ekspornya paling lambat dari Batam.

Namun hingga 15 Agustus kontainer-kontainer tersebut sudah di re-ekspor semuanya.

Sebelumnya, sebanyak 45 kontainer telah di re-ekspornya ke negara asalnya.

Seperti dari Hongkong, Prancis, Jerman, Australia hingga ke Amerika Serikat.

Proses re-ekspor yang dilakukan KPU BC Tipe B Batam masih tergolong cepat, padahal proses re-ekspor tersebut diberikan waktu 90 hari kerja sejak kontainer itu tiba di Batam. (tribunbatam.id/Roma Uly Sianturi)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved