Di Zaman Digital, Wapadai 5 Kejahatan Siber yang Incar Perusahaan Anda

Statistik mencatat bahwa dua pertiga dari bisnis menengah atau besar mengalami setidaknya satu penyusupan atau serangan siber dalam 12 bulan terakhir.

Di Zaman Digital, Wapadai 5 Kejahatan Siber yang Incar Perusahaan Anda
MalwareTech.com
Peta real-time serangan ransomware WannaCry yang menghebohkan, beberapa waktu lalu 

Laporan tersebut bertajuk Cyber Security: The Board Report 2019, untuk mengidentifikasi apa saja ancaman siber terkini dan bagaimana peran penting petinggi perusahaan dalam memerangi resiko siber.

Statistik mencatat bahwa dua pertiga dari bisnis menengah atau besar mengalami setidaknya satu penyusupan atau serangan siber dalam 12 bulan terakhir.

Sebesar 73% dari 500 perusahaan yang disurvei melaporkan kerugian hingga 25% dari pendapatan akibat serangan siber yang terjadi.

Dalam keterangan resminya, Selasa (27/8), Grantr Thornton merangkum 5 bentuk kejahatan siber terkini yang dapat menyerang perusahaan dan mendatangkan resiko tinggi bagi operasional bisnis perusahaan.

Berikut jenis kejahatan tersebut.

1. Ransomware

Penyerang menginstal perangkat lunak untuk mematikan sistem bisnis atau membuat bisnis menjadi offline.

Tebusan harus dibayar sebelum ‘ransomware’ dihapus atau dinonaktifkan. Dalam variasinya, penyerang mengancam membuat data korup sehingga tidak dapat digunakan jika uang tebusan tidak dibayarkan.

Anda tentu masih ingat, bagaimana ransomware WannaCry yang merusak jaringan internet rumah sakit dan perusahaan di seluruh dunia, beberapa waktu lalu, dengan meminta uang tebusan.

2. Pencurian data

Halaman
1234
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved