BREAKINGNEWS

BREAKINGNEWS - Puluhan Karyawan PT Patraindo Batam Bentrok Dengan Sekuriti

Aksi unjuk rasa yang dilakukan puluhan karyawan PT Patraindo berujung ricuh dan berujung dengan bentrokan antarpekerja dan petugas sekuriti pun tidak

BREAKINGNEWS - Puluhan Karyawan PT Patraindo Batam Bentrok Dengan Sekuriti
TRIBUNBATAM.id/BERES LUMBANTOBING
Bentrokan terjadi antara sekuriti dengan para pekerja yang memaksa masuk ke dalam lokasi kerja PT Patraindo Batam di Jalan Todak, Batu Ampar, Batam, Jumat (30/8/2019). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Aksi unjuk rasa yang dilakukan puluhan karyawan PT Patraindo berujung ricuh dan berujung dengan bentrokan antarpekerja dan petugas sekuriti pun tidak terhindarkan.

Bentrokan itu terjadi lantaran sekuriti menghalau para pekerja untuk masuk ke dalam lokasi kerja di Jalan Todak, Batu Ampar, Batam, Jumat (30/8/2019).

Pantauan Tribunbatam.id, kejadian itu berawal saat puluhan karyawan itu meminta kepada petugas sekuriti untuk dapat masuk namun petugas terus menghalau sehingga karyawan didampingi direksi PT Patraindo melakukan upaya perusakan pagar.

Meski dihalau untuk dapat masuk ke lokasi pekerjan, sejumlah karyawan perempuan pun harus memanjat pagar.

BREAKINGNEWS, BNN Sita Harta Kekayaan Bos Narkoba di Kota Batam

Akhirnya Korlap Aksi Massa yang Bentrok di Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya Jadi Tersangka

Tampak di depan pagar tersebut terpampang tulisan “Tanah dan bangunan ini milik PT Elnusa TBK dilarang memasuki dan memanfaatkan lahan tanpa izin melanggar KUHP pasal 167 Jo. Pasa 389”.

Diketahui perusahaan yang beroperasi tersebut merupakan milik PT Patraindo yang berdiri diatas lahan PT Elnusa.

PT Patraindo yang telah beroperasi sejak tahun 1983 itu telah mempekerjakan puluhan karyawan.

“Kami hanya sebatas pengamanan saja, kami dibayar untuk menjaga lahan ini,” ujar sekuriti kepada Tribunbatam.id. (Tribunbatam.id/Beres Lumbantobing)

Penulis: Beres Lumbantobing
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved