Jaga Suplai Air ke Pelanggan, Ini yang Dilakukan ATB

ATB memastikan agar Intalasi Pengolahan Air (IPA) dapat berjalan dengan baik, dengan melakukan pemeliharaan secara rutin, khususnya pada area produksi

Jaga Suplai Air ke Pelanggan, Ini yang Dilakukan ATB
TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
Tim Produksi ATB saat mengontrol area produksi Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sei Harapan beberapa waktu lalu, hal ini bagian dari menjaga suplai air ke pelanggan 

TRIBUNBATAM.id - Mengelola air baku yang terbatas menjadi air bersih bukanlah pekerjaan mudah, apalagi penduduk Batam hanya mengandalkan curah hujan yang ditampung di lima waduk buatan sebagai satu-satunya sumber air bersih.

Sebagai pengelola air bersih di Batam, PT Adhya Tirta Batam (ATB) berupaya menjaga suplai air agar bisa berkelanjutan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memastikan agar Intalasi Pengolahan Air (IPA) dapat berjalan dengan baik, dengan melakukan pemeliharaan secara rutin, khususnya pada area produksi.

"Perawatan area IPA jadi langkah penting untuk dilakukan secara berkala agar produksi air bersih bisa berjalan dengan baik. Area produksi yang bekerja nonstop menghasilkan air bersih harus memiliki performa yang baik. Oleh karena itu, tim ATB rutin melakukan pemeliharaan, hal ini sebagai upaya untuk selalu meningkatkan kuantitas, kualitas, dan kontinuitas pelayanan," ujar Head of Corporate Secretary ATB, Maria Jacobus, Jumat (30/8).

Adapun enam IPA yang dikelola ATB yaitu IPA Mukakuning, IPA Duriangkang, IPA Sei Ladi, IPA Sei Harapan, IPA Tanjung Piayu, serta IPA Nongsa. Di antara ke enam IPA tersebut, IPA Duriangkang sebagai Dam terbesar yang dikelola ATB menjadi perhatian khusus pada saat pemeliharaan.

"IPA Duriangkang memasok hampir 70 persen suplai air bagi pelanggan di Batam, dengan kapasitas produksi 2.200 liter per detik. Oleh karena itu, IPA Duriangkang menjadi tulang punggung suplai air di Batam," tambah Maria.

Secara bergantian, jadwal pemeliharaan rutin dilakukan oleh tim teknis ATB. IPA Duriangkang baru-baru ini telah dilakukan pekerjaan pemeliharaan pada area trafo utama 2500 kVA. Pekerjaan ini penting dilakukan agar kinerja trafo sebagai sumber utama listrik di area IPA bisa berjalan dengan baik.

"Pemeliharaan trafo merupakan bagian utama yang tidak bisa dipisahkan dari area produksi di setiap IPA. Apalagi trafo beroperasi dengan beban penuh secara nonstop, pemeliharaan trafo dilakukan untuk meningkatkan performa agar bisa berjalan dengan baik untuk kebutuhan produksi air bersih," jelas Maria.

Sementara, jadwal dan jenis pekerjaan pemeliharaan disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing IPA. Pekerjaan pemeliharaan terkadang dilakukan dalam skala yang lebih luas hingga berdampak pada suplai air ke pelanggan.

Seperti pemeliharaan atau penggantian area sedimentasi (bak penampung), pemeliharaan area kelistrikan (trafo) mengharuskan proses produksi air dihentikan.

"Kami berharap agar pelanggan bisa memahami bahwa saat pemeliharaan dilakukan di IPA dalam skala besar, suplai akan terganggu sementara. Tentu ini bukan kesengajaan kami untuk mematikan air atau membedakan suplai air antara satu pelanggan ke pelanggan lainnya," ucap Maria.

Halaman
12
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved