Beredar Pesan DPD Partai Demokrat Usai Bupati Muaraenim di-OTT KPK, Stoplah Dulu Yang Main Proyek

Pada OTT kali ini, KPK mengamankan sejumlah barang bukti, yakni uang senilai USD35 ribu atau lebih kurang Rp 500 juta.

Beredar Pesan DPD Partai Demokrat Usai Bupati Muaraenim di-OTT KPK, Stoplah Dulu Yang Main Proyek
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan melihat penyidik KPK menunjukkan barang bukti uang suap sebesar Rp 4,7 miliar hasil operasi tangkap tangan (OTT) di Jambi, saat konferensi pers di kantor KPK, Jakarta, Rabu (29/11/2017). Dalam OTT tersebut KPK juga menetapkan empat orang tersangka dari pejabat dan anggota DPRD Jambi terkait suap proses APBD Pemprov Jambi 2018. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

#Beredar Pesan DPD Partai Demokrat Usai Bupati Muaraenim di-OTT KPK, Stoplah Dulu Yang Main Proyek 

TRIBUNBATAM.id - Aroma proyek diduga yang membawa KPK hingga menangkap tangan Bupati Muaraenim Ahmad Yani.

KPK mencokok Bupati Muaraenim beserta unsur swasta yang disebut rekanan.

Dalam OTT KPK,  KPK mengamankan sejumlah barang bukti, yakni uang senilai USD35 ribu atau lebih kurang Rp 500 juta.

KPK sudah mengkonfirmasi kebenaran ditangkapnya Bupati Muaraenim Ahmad Yani dalam operasi tangkap tangan (OTT) kemarin.

Meski belum detil, KPK sudah menjelaskan kronologi singkat dan barang bukti yang disita dalam perkara ini.

Berhubungan dengan perkara ini, Tribunsumsel.com mendapatkan sebuah pesan broadcast yang beredar di kalangan politikus Partai Demokrat di Palembang.

Bupati Muara Enim kena OTT KPK, Ahmad Yani Pernah Keluarkan Aturan Anti Korupsi

Ahmad Yani sendiri merupakan kader dari Partai Demokrat.

Berikut isi pesan tersebut:

As w wb
Saya dapat laporan dari kader kita tadi malam , tapi berita nya masih kurang jelas / masih simpang siur info nya bupati ( Ay) dan pengusaha ( RB ) tapi tempat nya kurang jelas ada yg bilang di M Enin dan ada berita di plg di OTT dan pagi tadi sudah ada kejelasan memang betul info yg saya dapat tadi malam dan tentunya saya selaku ketua PD sumsel sangat perihatin mendengar kejadian ini.

Halaman
1234
Editor: Aminnudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved