Dosen Universitas Putera Batam Melaksanakan Pengabdian ke Masyarakat Pulau Akar Batam

Dosen bahasa inggris, teknik informasi dan manajemen universitas putera batam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di pulau Akar Batam

Dosen Universitas Putera Batam Melaksanakan Pengabdian ke Masyarakat Pulau Akar Batam
TRIBUNBATAM.id/IST
Dosen bahasa inggris, teknik informasi dan manajemen universitas putera batam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di Pulau Akar Batam –Kepulauan Riau 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Menuju pariwisata yang maju di butuhkan sumber daya manusia yang mampu bekerja dan memperkenalkan tempat wisata yang dikunjungi.

Secara khusus, masyarakat sebaiknya memiliki kesiapan mental, keterampilan berbahasa inggris dan pengetahuan teknologi yang sedang berkembang saat ini.

Dalam kesempatan ini, Universitas Putera Batam (UPB) dan Kementrian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (KEMERISTEKDIKTI) telah mendukung pengabdian satu tahun ini, tahun 2019 dan dilaksanakan mulai pada tanggal, 05 Mei 2019 s.d 16 November 2019.

Kepala UPT Dishub Pemkab Karimun Ditangkap Polisi. Penangkapan Diduga Terkait Narkoba Jenis Sabu

Jokowi Akan Jual Lahan 30.000 Hektar di Kaltim, Akali Pembangunan Calon Ibu kota Baru

2 Kapolres Kepri Dimutasi, Mantan Kasat Reskrim Polresta Barelang Jadi Kapolres Karimun

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberi pendampingan edukasi bahasa inggris, digital technology dan pemasaran agar masyarakat Pulau Akar mendapat pengetahuan dan peningkatan keterampilan dalam berbicara bahasa inggris, promosi kegiatan wisata dan pemanfaatan media sosial menuju Pulau Akar yang maju dan sejahtera.

Fasaaro Hulu, S.S., M.Pd (dosen bahasa inggris) selaku ketua dan sekaligus pelaksana pengajaran bahasa inggris dan diharapkan bisa menjadi kampung wisata bahari dan semua peserta yang ikut serta dalam pengabdian diharapkan mampu berbahasa inggris kepada visitor asing, dapat menyampaikan salam dengan baik, informasi yang benar, memberi informasi arah jalan, menggambarkan objek wisata yang dikunjungi, menjelaskan keunikan yang dimiliki dan bisa menjadi guide keliling Pulau Akar.

Melalui bekal ilmu yang dimiliki, peserta mampu berkomunikasi dan menjawab keinginan turis dari luar negeri yang selama ini kurang terhubung karena terhalang dengan bahasa inggris.

Sebagai contoh saat ini di Pulau Akar telah dibangun satu unit homestay yang ditempati oleh warga negara singapura dekat pinggir pantai Pulau Akar dan bertetangga dengan warga.

Berdasarkan informasi yang didapatkan dari salah seorang guru, bahwa

“Warga negara Singapura yang tinggal di homestay tersebut mempunyai keinginan untuk membangun sebuah perpustakaan dan dimungkinkan usaha lain dibuka tetapi belum tercapai sampai saat ini oleh karena kami sebagai warga mungkin belum mampu berbahasa inggris dan tidak mengerti maksud beliau.

”Melalui pendampingan pelatihan bahasa inggris ini diharapkan masyarakat dapat memahami tujuan pengunjung dari luar negeri dan mampu bekerja sama untuk membangun Pulau Akar.

Halaman
123
Penulis: Leo Halawa
Editor: Ucu Rahman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved