BP Batam Klaim Tingkat Hunian Rusun Tahun Ini Meningkat

Direktorat Pemanfaatan Aset Badan Pengusahaan (BP) Batam menyebut, presentasi hunian rumah susun (rusun) mengalami peningkatan tahun ini

BP Batam Klaim Tingkat Hunian Rusun Tahun Ini Meningkat
ist
Kasubdit Pemanfaatan Hunian BP Batam, Chandra Syamsir Menjelaskan Konsep Hunian Rusun BP Batam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Direktorat Pemanfaatan Aset Badan Pengusahaan (BP) Batam menyebut, presentasi hunian rumah susun (rusun) mengalami peningkatan tahun ini. Dari lima rusun yang dikelola BP Batam, rata-rata mengalami peningkatan jumlah hunian.

"Terutama di tiga lokasi. Sekupang, Batuampar dan Mukakuning," kata Kasubdit Pemanfaatan Hunian Direktorat Pemanfaatan Aset BP Batam, Chandra Syamsir, belum lama ini.

Tingkat hunian ketiga rusun ini, sudah mencapai diatas 92 persen. Sedangkan untuk rusun di Kabil dan Tanjunguncang, memang masih di bawah angka itu.

Chandra berharap, dengan beroperasinya perusahaan industri yang mulai bangkit di Kabil dan Tanjunguncang, dapat berimbas pada peningkatan jumlah hunian di rusun. Diketahui, beberapa perusahaan itu menyewa kamar di rusun BP Batam untuk tempat tinggal pekerjanya.

"Kabil masih on progres. Mudah-mudahan dengan masuknya perusahaan ini, September atau Oktober, tingkat hunian di Kabil dan Tanjunguncang bisa diatas 90 persen," ujarnya.

HP ANDROID 2019 - Segera Masuk Indonesia, Vivo V17 Pro Pakai Dua Kamera Selfie

BP Batam Optimistis Target Pendapatan Dari Rusun Terlampaui

 

Sementara itu, berdasarkan data Juli lalu, tingkat hunian di rusun Mukakuning tercatat sebanyak 1.619 orang. Angka ini lebih tinggi dibanding periode sama tahun 2018.

Hal sama juga berlaku di rusun lainnya. Seperti di rusun Batuampar. Tercatat sebanyak 894 orang tinggal di sana Juli lalu. Ada peningkatan dibanding periode sama tahun lalu. Saat itu tercatat jumlah penghuni sebanyak 714 orang.

Di rusun Sekupang. Data penghuni rusun Juli lalu tercatat sebanyak 746 orang. Lebih tinggi dibanding periode sama tahun 2018, 345 orang.

Rusun Kabil, tercatat sebanyak 394 orang tinggal di sana. Meningkat dibanding periode sama tahun lalu sebanyak 350 orang. Sedangkan rusun Tanjunguncang, baru mulai beroperasi Maret 2019. Dari jumlah penghuni hanya empat orang saat itu, per Juli lalu sudah 35 orang tinggal di sana.

Secara keseluruhan, BP Batam memiliki 25 twin blok rusun dari lima rusun yang dikelolanya. Adapun jumlah kamarnya, total 1.833 kamar dengan kapasitas hunian maksimal 6.684 orang.

Satu kamar bisa diisi dua hingga empat orang, tergantung kapasitas kamar. Setiap rusun dilengkapi fasilitas kamar mandi di dalam, westafel dapur, lemari pakaian, tempat tidur susun, kasur dan lainnya.

Didukung sarana prasarana penunjang seperti air bersih PT ATB, sarana ibadah, sarana parkir, pengamanan 24 jam. Harga yang ditawarkan saat ini, mulai Rp 127 ribu per orang, per bulannya. (tribunbatam.id/dewiharyati/wie)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved