Kamis, 7 Mei 2026

Jadi Drama Korea Terlaris, NBC Bakal Remake Drakor Sky Castle Versi Amerika

Drama Korea Sky Castle menjadi drama korea terlaris tahun 2018. Drama Korea Sky Castle bahkan menjadi drama dengan rating pemirsa tertinggi.

Tayang: | Diperbarui:
soompi
Drama Sky Castle 

Drama Sky Castle merupakan satu drama sukses di Korea Selatan yang mengambil kisah sisi gelap kehidupan para chaebol atau orang super kaya di Korsel.

Drama ini bahkan mampu melewati rekor rating dari drama Goblin yang lebih dulu mendulang sukses.

Sky Castle resmi menjadi drama dengan rating tertinggi dalam sejarah TV kabel Korea. 

Menurut Nielsen Korea drama Sky Castle mencetak rating hingga rata-rata sebesar 22,3 persen.

Drama JTBC itu mengalami kenaikan sebesar 2,4 persen dari episode sehari sebelumnya yang berhasil mencetak rating hingga 19,9 % .

Perolehan rating dari Sky Castle tersebut berhasil membuatnya menjadi drama dengan rating tertinggi dalam sejarah TV kabel Korea dari kategori drama dan non drama.

Sebelumnya rekor drama dengan rating tertinggi dipegang oleh drama populer Gong Yoo yaitu Goblin.

Drama ini bercerita tentang istri para orang kaya Korea Selatan yang menjadikan putra putri mereka menjadi lambang kebanggaan.

Para istri tersebut menghalalkan segala cara agar anak anaknya dapat bersekolah di tempat yang bergensi.

Tak hanya dengan cara kotor, mereka juga memaksakan agar putra putrinya dapat belajar atau meraih prestasi tertentu di sekolah agar orangtuanya semakin terpandang dalam komunitas Sky Castle tempat mereka tinggal.

Akibatnya, perasaan anak anak para orang kaya tersebut pun tersiksa, merasa tidak bahagia hingga ada pula yang menjadi pelaku kejahatan. 

Terdapat pola asuh yang salah dari para orangtua tersebut terhadap putra putrinya.

Nah, agar tumbuh kembang anak kita tidak seperti itu, perlu bagi orangtua mencermati pola asuh yang tepat. 

Melansir Nakita.id salah satu pola asuh yang penting untuk diketahui yaitu mindful parenting.

Mindful parenting yaitu pola asuh orangtua dengan kesadaran penuh dalam memberikan perhatian dan tidak memberikan penilaian negatif terhadap pengalaman anak.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved