BINTAN TERKINI

Kondisi Udara di Tambelan Memburuk Akibat Asap Kiriman, Sekolah Diliburkan

Di Kecamatan Tambelan kondisi udara sudah sangat berbahaya bagi kesehatan sehingga Disdik Bintan meliburkan sekolah di Pulau tersebut.

Kondisi Udara di Tambelan Memburuk Akibat Asap Kiriman, Sekolah Diliburkan
TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
Masyarakat Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, provinsi Kepulauan Riau, mulai resah dengan dampak kabut asap kiriman dari Kalimantan, Riau dan Jambi. 

Kondisi Udara di Tambelan Memburuk Akibat Asap Kiriman, Sekolah Diliburkan

TRIBUNBINTAN.com, BINTAN - Kabut asap kiriman dari kalimantan, Riau dan Jambi sudah menyelimuti seluruh Wilayah Kabupaten Bintan.

Bahkan, di wilayah Kecamatan Tambelan kondisi udara sudah sangat berbahaya bagi kesehatan.

Sehingga Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan mengambil kebijakan untuk meliburkan anak sekolah di Kecamatan Tambelan.

"Soalnya di kecamatan Tambelan kabut asap sudah memasuki dampak kabut asap yang berbahaya," tutur Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan,Tamsir,Kamis (19/9/2019).

Sedangkan di Pulau Bintan dan sekitarnya selain di Kecamatan Tambelan belum ada kebijakan untuk meliburkan anak sekolah.

Sebab, masih menunggu hasil dari evaluasi Dinas Kesehatan dampaknya di daerah Bintan ini sudah memasuki berbahaya atau tidak.

Warga Cemas Udara di Tambelan Bintan Kian Memburuk, Jarak Pandang Tinggal 1.000 Meter

Diduga Korsleting Listrik, Gudang Mesin Genset di Tambelan Hangus Terbakar

"Intinya kita masih menunggu informasi dari Dinas Kesehatan sampai beberapa hari ke depan," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Tambelan, Ipda Missyamsu Alson menuturkan, di tengah adanya kabut asap kiriman untuk saat ini jarak pandang di kecamatan tambelan hanya sekitar 1.000 meter yang ditutupi asap kiriman dari luar Tambelan.

Karena itu, kepada masyarakat yang beraktivitas menggunakan transportasi laut, diharapkan lebih berhati-hati saat berlayar di perairan Kepri, khususnya di Tambelan sendiri.

“Kalau untuk jarak pandang hanya sekitar 1.000 meter, hal itu disebabkan karena kabut asap kiriman,”ujarnya.

Ia juga menuturkan, untuk mengantisipasi dampak kabut asap, warga sudah menerima bantuan masker dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan, melalui Puskesmas Tambelan.

“Kita juga sudah membentuk posko siaga kabut asap yang ditempatkan di Puskesmas Tambelan, Desa Batu Lepuk, Kecamatan Tambelan,” tuturnya.

Missyamsu Alson menambahkan, meski kabut asap tersebut mulai tebal, namun aktifitas masyarakat masih berjalan normal.

"Hanya saja, saat berkendara menggunakan sepeda motor, warga harus berhati-hati,” tutupnya. (tribunbatam.id/alfandi simamora)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved