BINTAN TERKINI

Warga Cemas Udara di Tambelan Bintan Kian Memburuk, Jarak Pandang Tinggal 1.000 Meter

Masyarakat Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, mulai resah dengan dampak kabut asap kiriman dari Kalimantan, Riau dan Jambi

Warga Cemas Udara di Tambelan Bintan Kian Memburuk, Jarak Pandang Tinggal 1.000 Meter
TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
Masyarakat Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, provinsi Kepulauan Riau, mulai resah dengan dampak kabut asap kiriman dari Kalimantan, Riau dan Jambi. 

TRIBUNBINTAN.com, BINTAN - Masyarakat Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, mulai resah dengan dampak kabut asap kiriman dari Kalimantan, Riau dan Jambi.

Warga Kampung Melayu, Tambelan, Sapriadi, mengatakan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) itu mulai muncul sejak (5/9/2019) lalu.

Namun, beberapa hari belakangan ini kabut asap mulai tebal.

"Mulai 2 hari ini kabut asap makin tebal. Puncaknya, hari ini. Tak taulah kalau besok-besok," keluh warga Kampung Melayu, Sapriadi, Rabu (18/9/2019).

Sapriadi juga menuturkan, jarak pandang kini juga mulai terganggu yang biasanya Bandar Udara Tambelan, masih kelihatan dari seberang kini mulai tidak tampak.

"Bandar Udara yang sedang dibangun, sekarang mulai tak nampak. Sebelumnya masih kelihatan," tuturnya.

Jarak Pandang di Bandara Karimun Cuma 2 KM, Bagaimana Batam dan Tanjungpinang?

WARNING BMKG! Asap Makin Tebal di Kepri Ganggu Jarak Pandang, Waspada Gunakan Transportasi Laut

Sementara itu, Kapolsek Tambelan, Ipda Missyamsu Alson menuturkan, di tengah adanya kabut asap kiriman, untuk saat ini jarak pandang di kecamatan Tambelan hanya sekitar 1.000 meter yang ditutupi asap kiriman dari luar Tambelan.

Karena itu, kepada masyarakat yang beraktivitas menggunakan transportasi laut, diharapkan lebih berhati-hati saat berlayar di perairan Kepri, khususnya di Tambelan sendiri.

“Kalau untuk jarak pandang hanya sekitar 1.000 meter, hal itu disebabkan karena kabut asap kiriman,” ujarnya.

Ia juga menuturkan,untuk mengantisipasi dampak kabut asap, warga sudah menerima bantuan masker dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan, melalui Puskesmas Tambelan.

“Kita juga sudah membentuk posko siaga kabut asap yang ditempatkan di Puskesmas Tambelan, desa Batu Lepuk Kecamatan Tambelan,” tuturnya.

Missyamsu Alson menambahkan,meski kabut asap tersebut mulai tebal, namun aktifitas masyarakat masih berjalan normal.

“Hanya saja, saat berkendara menggunakan sepeda motor, warga harus berhati-hati,” ungkapnya. (tribunbatam.id/alfandi simamora)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved