Kejuraan Binaraga Internasional Diadakan di Batam, Diikuti 28 Negara

Asia Binaraga & Federasi Olahraga Fisik ke 53 atau Asia Body Building and Physique Sports (ABBF) diadakan di Indonesia, tepatnya di Kota Batam pada 27

TRIBUNBATAM.ID/NABELLA HASTIN PINAKESTI
Para penyelenggara Asia Binaraga & Federasi Olahraga Fisik ke 53 saat berfoto bersama. 

Asia Binaraga & Federasi Olahraga Fisik ke 53 diadakan di Batam, diikuti 28 Negara dengan 300 Atlit. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Asia Binaraga & Federasi Olahraga Fisik ke 53 atau Asia Body Building and Physique Sports (ABBF) diadakan di Indonesia, tepatnya di Kota Batam pada 27 September hingga 3 Oktober 2019 mendatang. 

Kejuaraan ini akan diikuti oleh partisipasi dari 27 negara dengan kehadiran lebih dari 300 atlet dan 200 pejabat.

Mengomentari kejuaraan tersebut Datuk Paul Chua, Presiden World Bodybuilding & Physique Sports Federation (WBPF) dari Asian Bodybuilding & Physique Sports Federation (ABBF) mengatakan, pihaknya sangat senang bisa mengumumkan kejuaraan ABBF Asia ke 53 di Tahun 2019 tersebut. 

Jelang Persib Bandung vs Arema FC Liga 1 2019, Abdul Aziz Optimis Menang: Ini Untuk Bobotoh

Komentar Milomir Seslija Setelah Laga Arema FC vs PSS Sleman: Harusnya Kami Bisa Cetak 7 Gol

“Ini juga menjadi upaya kami untuk terus bekerja menuju pengembangan olahraga binaraga dalan lintas level regional, nasional maupun internasional,” ujarnya, Rabu (25/9). 

Sementara itu, Sugree Supawarikul, Sekretaris Jenderal Asian Bodybuilding & Physique Sports Federation (ABBF) mengatakan bahwa dirinya senang bisa menyelenggarakan kejuaraan tersebut di Indonesia. 

Kejuaraan tersebut akan diselenggarakan di Pasific Palace Hotel dan diikuti 28 negara dengan kehadiran lebih dari 300 atlet dan 200 pejabat.

Populasi Singapura Tumbuh 1,2 Persen, Tapi Jumlah Penduduk Asli Tak Bertambah, Kebanyakan Pendatang

Hasil Korea Open 2019 - Bungkam Pasangan China, Fajar/Rian Susul Marcus/Kevin ke Babak Dua

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Besar Angkat Berat, Binaraga dan Angkat Besi (PB PABBSI), Alamsyah Wijaya menjelaskan dipilihnya Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan kompetisi tersebut jatuh pada 28 Agustus 2019 lalu. 

“Acara ini pernah terselenggara di Indonesia terakhir di tahun 1992 tepatnya di Jogjakarta. Kita punya waktu satu bulan untuk mempersiapkan semuanya. Kemenpora mendukung penuh fasilitasi berlangsungnya acara ini,” terangnya. 

Alamsyah menyebut, 7 atlit perwakilan Indonesia turut diturunkan untuk bertanding dalam pelombaan tersebut.  

Sementara itu, Batam dijadikan tuan rumah dalam perhelatan olahraga tersebut karena dinilai memiliki koneksi dari negara Singapura sehingga memudahkan kedatangan dari  negara-negara di Asia. 

Tak hanya itu, pihak penyelenggara menilai Batam memiliki fasilitas yang memadai untuk terselenggaranya acara tersebut. 

Adapun 28 negara yang akan bertanding nantinya yaitu Afganistan, Bhutan, Brunei, China, China Hong Kong, China Macau, India, Iran, Iraq, Japan, Laos, Malaysia, Maldives, Mongolia, Myanmar, Nepal, Oman, Pakistan, Filipina, Singapura, Korea Selatan, China Taipai, Sri Lanka, Thailand, Uzbekiskan, Uni Eminat Arab, Vietnam dan Indonesia. (Tribunbatam.id/Nabella Hastin Pinakesti) 

Penulis:
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved