Kamis, 7 Mei 2026

Kendaraan Taktis Polisi di Makasar Lindas Mahasiswa, Driver Ojek Online Juga Jadi Korban

Unjuk rasa antara aparat dan mahasiswa di sepanjang Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Jumat (27/9/2019) malam tersebut, menyisakan banyak korban luka.

Tayang:
kompas.com
Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe bersama jajarannya dan pihak rumah sakit Ibnu Sina saat mengunjungi mahasiswa yang terlindas mobil polisi, Sabtu (28/9/2019) 

TRIBUNBATAM.id - Demo mahasiswa berujung ricuh, kembali  terjadi di makasar.

Unjuk rasa antara aparat dan mahasiswa di sepanjang Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Jumat (27/9/2019) malam tersebut, menyisakan banyak korban luka. 

Kendaraan taktis polisi dalam bentrokan tersebut setidaknya melukai dua orang.

Angin Puting Beliung Terbangkan Atap Rumah Warga

Belajar Proses Pembuatan Koran, Siswa SMA Mahabodhi Karimun Kunjungi Tribun Batam

Resmi Dilantik Jadi Kepala BP Batam, Ini Tugas Besar Menanti Rudi

 

Sebuah kendaraan taktis (rantis) polisi jenis raisa (pengurai massa) melindas seorang mahasiswa saat bentrokan antara aparat polisi dengan pengunjuk rasa di sekitar Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakukang, Makassar, Jumat (27/8/2019) malam. 

Mahasiswa tersebut bernama Dicky Wahyudi yang berkuliah di Universitas Bosowa (Unibos) Makassar angkatan 2018.

Dicky kini masih berada di kamar operasi Rumah Sakit Ibnu Sina setelah mengalami kritis sejak Jumat malam. 

Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe datang langsung menjenguk korban, Sabtu (28/9/2019) pagi. 

"Benar, mahasiswa namanya Dicky. Saya sudah ketemu orangtuanya," kata Guntur, saat diwawancara di Rumah Sakit Ibnu Sina. 

Guntur mengatakan, petugas yang mengendarai mobil raisa tersebut sedang diperiksa pihaknya.

Saat ini, Kapolda Sulsel masih melakukan pertemuan dengan pihak Rumah Sakit Ibnu Sina. 

"Semua biaya perawatan akan kami tanggung," kata Guntur. 

Peristiwa mobil polisi lindas mahasiswa merupakan buntut dari kericuhan saat aksi di bawah fly over Makassar, Jumat sore.

Untuk memukul mundur massa, polisi berkali-kali menembakkan gas air mata ke arah massa yang hendak menerobos kantor DPRD di Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakukang, Makassar. 

"Sudah, berhenti, jangan anarkis, hei," ujar salah seorang polisi melalui pengeras suara. 

Tak hanya melindas Dicky Wahyudi, seorang driver ojek online (ojol) bernama Irfan Rahmatullah juga sempat ditabrak mobil polisi tersebut. 

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved