MOTOGP
Marc Marquez 'Match Point di MotoGP Thailand, Legenda Honda Ungkap Rahasia Marc Marquez
MotoGP Thailand akan menjadi ajang "match poin" pertama bagi Marc Marquez di Sirkuit Buriram untuk merayakan gelar juara dunia MotoGP 2019.
TRIBUNBATAM.ID - Pebalap Repsol Honda Marc Marquez sudah hampir pasti mengunci gelar keenamnya pada MotoGP 2019, bahkan bisa merayakannya di MotoGP Thailand pada 6 Oktober nanti.
Jarak poin Marc Marquez dengan saingan terdekatnya, Andrea Dovizioso saat ini 98 poin, sementara MotoGP 2019 hanya tersisa lima seri lagi.
Dengan jarak poin ini, MotoGP Thailand akan menjadi ajang "match poin" bagi Marc Marquez di Sirkuit Buriram untuk merayakan gelar juara dunia MotoGP 2019.
Marc Marquez hanya harus berselisih dua poin dengan Dovizioso untuk mengunci gelar keenamnya di MotoGP 2019.
• Profil Edson Tavares Pelatih Baru Persija Jakarta, Pernah Cicipi Juara Liga Champions Asia
• Niat Jalan-jalan Pagi, Janda Muda di Samarinda Disetubuhi 8 Pria di Semak-semak, Begini Pengakuannya
• Dengan Mobil Ini Deddy Corbuzier Bakal Kebal Aturan Ganjil Genap
Tahun lalu, Marc Marquez bersaing sengit dengan Andrea Dovizioso hingga garis finis, namun Dovi harus mengakui keunggulan Marquez.
Meskipun peluang sudah ada di depan mata, namun hasil balapan di MotoGP Aragon harus menjadi kewaspadaan bagi Marquez mengingat Dovizioso secara gemilang juga berhasil meraih podium kedua.
Sepanjang musim MotoGP 2019 ini, pebalap Spanyol ini hanya satu kali saja tidak mendapatkan poin di MotoGP Americas karena terjatuh.
Setelah itu, si Baby Alliens selalu naik podium, dan hebatnya lagi, tidak pernah meraih podium ketiga.
Dari 14 seri MotoGP 2019, Marquez meraih delapan kali kemenangan dan lima kali juara kedua.
Hasil yang luar biasa ini membuat legenda Honda Mick Doohan memuji habis kemampuan Marc Marquez yang akan melampaui rekornya sendiri.
Dilansir TribunBatam.id dari Speed Week, di era 1990-an, Doohan menjadi juara kelas utama MotoGP dalam lima musim (1994-1998).
Jika Marquez menjuarai MotoGP 2019, maka ia akan melampui rekor Doohan.
Doohan mengatakan bahwa Marc Marquez memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh pebalap manapun yang tidak pernah konsisten sepanjang tahun.
Menurut Doohan, Marquez adalah pebalap yang paling hebat menyesuaikan diri dengan motornya dengan kondisi apapun.
"Saat kinerja motornya naik-turun, Marquez selalu bisa mengendalikannya tanpa mengurangi gaya agresifnya," lanjut Doohan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/2019_marc-marquez-dan-helm-baru-di-selebrasi-motogp-jepang-2018.jpg)