Jumat, 17 April 2026

Abdul Basith Dosen IPB Bawa 29 Bom Molotov, Rumah Disegel Polisi

Abdul Basith IPB menjadi trending topik di Google, karena ditangkap saat membawa 29 bom molotov dan akan bikin rusuh di aksi Mujahid 212.

Ilham Rian Pratama/Tribunnews.com
Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Arif Satria (kanan) dan Ketua Dewan Guru Besar IPB M Yusran Massijaya 

Polisi pun saat ini tengah mendalami dan melakukan proses penyelidikan lebih lanjut.

"Kami dari pihak Polres hanya back up saja. Petugas yang turun Jatanras Krimum dan Densus," kata Dicky.

Data yang dihimpun Warta Kota, pelaku AB menjadi aktor intelektual dalam kasus ini. AB merupakan dosen dari perguruan tinggi negeri di Jawa Barat.

"Dari semua yang ditangkap, masing-masing memiliki peran," ucapnya.

AB berperan memberi perintah untuk membuat bahan peledak jenis bom.

Sebanyak 29 bahan peledak jenis bom molotov pun disita polisi di lokasi penangkapan.

"Mereka ditangkap di Perumahan Taman Royal 2 Cipondoh. Itu rumahnya pelaku berinisial SS," kata Rachim.

Sedangkan SS berperan memberikan bom molotov tersebut kepada OS.

SS juga menentukan target dan bertindak sebagai koordinator aksi untuk membuat kekacauan.

Sementara itu, pelaku SG yang melakukan perakitan bom tersebut. Dia juga mempersiapkan massa perusuh untuk mengikuti aksi Mujahid 212.

Lalu, pelaku YF dan AU memiliki peran yang sama. Keduanya sebagai eksekutor dalam rencana kekacauan tersebut. 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Dosen IPB Ditangkap Densus 88 Simpan 29 Bom Molotov untuk Aksi Mujahid 212, Ini Kata Rektor


Sumber: Tribun Jateng
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved