Minggu, 10 Mei 2026

Situasi Jakarta Terkini, Mahasiswa Demo Lagi, 'Aksi Kita Damai'

Situasi Jakarta terkini, ratusan mahasiswa kembali turun ke jalan, mereka tertahan di Jalan Gerbang Pemuda tepatnya depan Gedung TVRI, Selasa (1/10/20

Tayang:
Abdul Majid/Tribunnews.com
suasan demo di depan Gedung TVRI, Jalan Gerbang Pemuda, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10/2019). 

TRIBUNBATAM.id - Situasi Jakarta terkini, ratusan mahasiswa kembali turun ke jalan, mereka tertahan di Jalan Gerbang Pemuda tepatnya depan Gedung TVRI, Selasa (1/10/2019).

 Dari pantauan Tribunnews pukul 13.30 WIB, puluhan anggota kepolisian juga mulai berjaga. Mereka menghadang para mahasiswa yang akan menuju ke depan Gerbang DPR RI.

 Dalam orasinya, mahasiswa yang tergabung  dalam BEM SI se-Jabodetabek itu juga saling mengingatkan.

  “Aksi kita damai, kalau ada kerusuhan itu bukan kita, itu adalah oknum, sepakat?”, teriak seorang mahasiswa di atas mobil komando.

 “Sepakat,” teriak ratusan mahasiswa.

 “Ayo kita rapatkan barisan, biar tidak ada oknum-oknum yang masuk ke kelompok kita,” ajaknya.

 Seperti diketahui, aksi demo ini masih menyangkut soal  penolakan UU KPK yang baru dan RUU KUHP.

 Tak hanya itu, massa pendemo mahasiswa kali ini juga membawa bunga sebagai simbol duka kepada dua korban jiwa mahasiswa di Kendari.

Dan sebagai simbol perdamaian agar tak ada lagi korban mahasiwa yang berjatuhan.

Kepolisian mencatat sebanyak 209 perusuh dan 41 anggota Polri mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit, akibat demonstrasi ricuh di sekitar Gedung DPR, Senin (30/9/2019) malam.

Hal itu dikatakan Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Selasa (1/10/2019).

"Untuk jumlah korban anggota Polri yang mengalami luka 41 orang, dan perusuh 209 orang."

 "Sebagian besar masih dalam luka-luka ringan. Mereka masih dalam proses penanganan medis di beberapa rumah sakit," kata Dedi Prasetyo.

Massa dipukul mundur polisi ke kawasan Pejompongan setelah mencoba menembus barikade polisi ke gedung DPR/MPR, Senin (30/9/2019) sore.
Massa dipukul mundur polisi ke kawasan Pejompongan setelah mencoba menembus barikade polisi ke gedung DPR/MPR, Senin (30/9/2019) sore. (Kompas.com/Chintya Lova)

Di antaranya, kata dia, di RS Polri, RS AL, RS Pelni, RSPP, Bidokkes Polda, RS Bakti Mulya, dan klinik di DPR MPR.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan provokasi di media sosial terkait hal ini, dan tidak ikut melakukan propaganda atas kerusuhan yang terjadi.

"Masyarakat Jakarta sudah jenuh juga dengan kondisi kerusuhan seperti ini."

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved