Selasa, 21 April 2026

BATAM TERKINI

Ditodong Soal Janji Bebaskan UWTO, Begini Jawaban Kepala BP Batam Rudi

Usai acara sertijab, Kepala BP Batam yang baru Muhammad Rudi ditodong pertanyaan terkait janji yang pernah ia katakan soal rencana membebaskan UWTO.

TRIBUN BATAM
Kepala BP Batam Rudi 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Usai acara sertijab, Kepala BP Batam yang baru Muhammad Rudi ditodong awak media dengan pertanyaan terkait janji yang pernah ia katakan soal rencana membebaskan Uang Wajib Tahunan Otorita (UWTO).

Mendapat pertanyaan itu, Rudi mengaku masih belum bisa menjawabnya sekarang karena baru saja menjalani sertijab jabatan Kepala BP Batam.

Ia mengaku akan mempelajarinya lebih lanjut.

"Sabar dulu ya kalau soal (UWTO) itu. Saya belum bisa bicarakan itu, karena sertijab baru berlangsung hari ini. Saya akan pelajari lagi, sampai di mana regulasi UWTO itu, misalnya di masa Pak Edy seperti apa yang sudah dilakukan," katanya.

Setelah Rabu (2/10/2019) kemarin digelar acara serah terima jabatan, Rudi kini memang menjadi lebih mudah menjalankan perannya sebagai Walikota Batam sekaligus Kepala BP Batam.

Lantas, apa prioritas yang bakal diselesaikan Rudi untuk kemajuan Batam sesuai amanat Presiden Joko Widodo?

Sertijab kepala BP Batam
Sertijab kepala BP Batam (tribunbatam.id/Argianto DA Nugroho)

Ternyata, satu di antaranya adalah soal pelabuhan Batu Ampar yang kondisinya memprihatinkan. 

“Dalam 4 bulan ke depan, Presiden mengatakan akan datang ke Batam dan harus ada perubahan yang mendasar,” jelasnya.

Selanjutnya, Rudi mengaku dirinya bersama jajaran BP Batam juga harus menyelesaikan 2 KEK yang harus selesai 1 bulan ke depan.

“Saya yakin kita bisa kalau semuanya kompak,” sebutnya.

Dua KEK itu, di antaranya Bandara Hang Nadim dan daerah Turi Beach di Nongsa.

 Rudi Jawab Tudingan Negatif Soal Nasib Pegawai BP Batam: Saya Tak Mungkin Menyengsarakan

 Jadi Walikota dan Kepala BP Batam, Rudi Punya 2 Kantor, Ruangan Kepala BP Batam Tidak Akan Berubah

Rudi mengakui penyelesaian KEK di dua lokasi itu, merupakan perintah Presiden dan Menko Perekonomian.

Termasuk juga Ketua Dewan Kawasan (DK), Batam, Darmin Nasution.

"Satu bandara. MRO lagi dibangun, harus diselesaikan, karena proses KEK belum selesai. Saya diberikan waktu satu bulan menyelesaikan," kata Rudi di Dataran Engku Puteri, Senin (1/10/2019).

Kedua, kata dia, wilayah Nongsa.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved