BATAM TERKINI

JADI Destinasi Wisata, Begini Cara Non Muslim Masuk Kawasan Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah Batam

Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah kini tak hanya dikunjungi umat muslim saja tapi juga menarik minat umat non muslim. Ini syarat saat non muslim masuk.

JADI Destinasi Wisata, Begini Cara Non Muslim Masuk Kawasan Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah Batam
TRIBUNBATAM.ID/ALAMUDIN HAMAPU
Masjid Agung II Masjid Sultan Mahmud Riwayat Sultan Syah yang terletak di kelurahan Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji, Batam akan rampung November 2019 mendatang. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Saat ini, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah sudah menjadi salah satu destinasi wisata religi di Batam, Kepri.

Bahkan, masjid yang berlokasi di Tanjunguncang, Batam kini tak hanya dikunjungi umat muslim saja tapi juga menarik minat umat nonmuslim.

Saat peresmian penggunaan masjid, sekitar 2.000 wisatawan mancanegara hadir di tengah jemaah.

Pekan ini, giliran mahasiswa asal Australia yang berkunjung ke masjid di Tanjunguncang Kecamatan Batuaji tersebut.

Meski bukan muslim, tak menghalangi mereka untuk masuk ke dalam masjid.

Ditemani pengurus, mereka berkeliling masjid hingga ke menara pandang.

Pakaian yang mereka kenakan, ditutupi jubah panjang.

Kisah di Balik Nama Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah & Impian Rudi Membangun Masjid Terbesar

Jubah berwarna merah muda ini sengaja disiapkan pengurus Masjid Sultan untuk pengunjung yang tidak menggunakan pakaian tertutup.

“Sekarang sudah ada 50 jubah kita siapkan. Ini kita sediakan bagi wisatawan nonmuslim. Karena masjid ini juga kan terbuka untuk umum,” kata Ketua Tiga Pengurus Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Ardiwinata di Batam Centre, Jumat (4/10/2019).

Selain kunjungan pribadi dari wisatawan, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah juga sudah mulai dijual dalam paket perjalanan wisata. Sudah ada sekitar tiga agen perjalanan wisata yang memasukkan kunjungan ke Masjid Sultan sebagai bagian dari paketnya.

“Nanti untuk wisatawan ini akan kita buat TIC, tourism informastion centre. Juga akan kita siapkan tour guide-nya,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam tersebut.

Pada bagian belakang masjid, terdapat ruang-ruang yang dapat difungsikan berbagai hal. Termasuk untuk penjualan kuliner dan souvenir. Sehingga pengunjung juga bisa membawa oleh-oleh dari masjid yang memiliki luas lebih dari 5 hektare tersebut. (media centre batam)

Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved