Minggu, 26 April 2026

Diam-diam, Komisi 2 DPRD Kota Batam Soroti Masalah BBM Langka di Batam, Janji Akan Lakukan Sidak

Setelah inspeksi mendadak (sidak) barulah kelihatan berapa kuota yang masuk di SPBU tersebut. Dan berapa jumlah stok perhari pasti akan terdata.

Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.ID/ROMA ULY SIANTURI
Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Batam, Udin P Sihaloho menyoroti rencana pembahasan regulasi jabatan Kepala BP Batam ex-officio Walikota Batam. 

Komisi 2 Soroti Premium dan Pertalite Langka

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Menanggapi adanya kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) berjenis Premium dan Pertalite, Anggota Komisi II DPRD Kota Batam, Udin P Sihaloho mengatakan pihaknya akan menanyakan apakah ada kuota Premium dan Pertalite dipotong.

Selain itu Komisi II DPRD Kota Batam segera melakukan uji petik ke sejumlah Stasion Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Batam.

"Artinya setelah koordinasi dengan ketua komisi 2, kita sidak tetapi kita tadak beri tahu di SPBU mana," tegas Udin.

Ia menambahkan, setelah inspeksi mendadak (sidak) barulah kelihatan berapa kuota yang masuk di SPBU tersebut. Dan berapa jumlah stok perhari pasti akan terdata.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Kota Batam, Hendra Asman menegaskan Premium merupakan kebutuhan pokok untuk masyarakat kota Batam. Semua transportasi di Kota Batam rata-rata menggunakan bahan bakar premium dalam aktivitas sehari-hari.

"Untuk kerja, angkutan umum, dan lain sebagainya. Kalau premium kurang maka aktivitas akan terganggu," katanya.

Komisi 2 DPRD Kota Batam mengimbau manajemen Pertamina bisa menyelesaikan persoalan ini. Seharusnya pimpinan pertamina turun langsung ke lapangan.

"Jika ada kendala segera selesaikan. Jangan berlarut-larut. Saya berharap semua stakeholder mendorong pertamina agar persoalan ini selesai," katanya.

Menanggapi isu Batam menjadi kota percontohan penghapusan premium, Hendra berharap keputusan ini harus dikaji kembali. Pemerintah pusat harus mempertimbangkan kembali kondisi pertumbuhan ekonomi disuatu daerah.

"Jangan sampai terjadi inflasi," kata Hendra. (tribunbatam.id/Roma Uly Sianturi)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved