Jelang Musim Utara, Warga Anambas Mulai Stok Sembako

Memasuki musim utara, warga Kabupaten Kepulauan Anambas mulai persiapkan stok makanan.

Jelang Musim Utara, Warga Anambas Mulai Stok Sembako
Ist
KM Sabuk Nusantara 39 bersiap sandar di dermaga Tambelan, Rabu (18/1/2018) 

TRIBUNBATAM.id - Memasuki musim utara, warga Kabupaten Kepulauan Anambas mulai persiapkan stok makanan.

Sebab, jika musim utara berlangsung maka akses transportasi ke Anambas terganggu.

Para penyedia sembako seperti pedagang, harus waspada bila sudah memasuki musim utara. Dikhawatirkan kapal kargo yang biasa mengangkut barang tidak dapat berlayar karena gelombang laut tinggi nantinya.

 Seorang penjual buah di pasar Inpres, Jalan Hangtuah, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan, menyebutkan biasanya jika sudah memasuki musim utara memang harus menyetok persediaan buah.

"Ya harus siap-siap mba kalau dah masuk musim angin kencang ni, kadang kan kapal takut jalan karna gelombang ni, biasenye kalau dah macam tu saya suke tutup je warung ni, kadang ye tak jualan, kalau pakai ferry kargonya lebih mahal lagi, kalau kapal perintis ni kan agak murah," ujar Wulan kepada tribunbatam Minggu (06/10/2019).

 Salah satu penjual beras mengaku akan mempersiapkan stok beras, dan kebutuhan pokok lainnya, biasanya akhir Oktober angin dan gelombang kencang karena musim utara sudah mulai dirasakan warga.

"Harus sedia stok lah biar nanti tidak kehabisan jualan, mudah-mudahan musim utara tahun ni tidak terlalu kencang kali," ucap Hamri Kepada wartawan, Minggu (06/10/2019).

Memasuki musim utara ini biasanya kapal kargo akan sulit berlayar, akibat gelombang yang tinggi. Untuk nelayan sendiri pun tidak bisa melaut. Perlu adanya persiapan stok untuk bahan sembako

 Ketinggian gelombang biasanya mencapai 4 hingga 5 meter di musim utara. Namun terkadang hanya 2-3 meter saja. (tribunbatam.id/Rahma Tika)

Penulis: Rahma Tika
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved