BATAM TERKINI

Amsakar Minta Pasar TPID Batam Tak Boleh Lebih Mahal dari Pasar TOSS 3000

Amsakar Achmad meminta TPID tetap menjalankan program-program yang sudah ada dan tak boleh menjual barang lebih mahal dari Pasar TOS 3000.

Amsakar Minta Pasar TPID Batam Tak Boleh Lebih Mahal dari Pasar TOSS 3000
TRIBUNBATAM.id/ENDRA KAPUTRA
Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad s 

Amsakar Minta Pasar TPID Jangan Lebih Mahal Ketimbang TOSS 3000

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad ingin pelabuhan rakyat dilegalkan untuk lokasi pemasukan barang kebutuhan pokok.

Hal ini diungkapkan saat rapat bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

"Ada delapan pelabuhan. Pelabuhan rakyat yang sering digunakan untuk aktivitas barang seperti itu. Kita ingin ini diformalkan, dijaga baik, ada petugas, agar barang yang masuk memang barang yang kita perlukan. Pintu masuk harus dapat support (dukungan)," ujar Amsakar, Rabu (9/10/2019).

Tak hanya itu, Amsakar juga menegaskan kepada jajaran TPID untuk tetap menjalankan program-program yang sudah ada.

Salah satunya pasar murah TPID yang menggandeng distributor untuk jual langsung ke masyarakat di tiap kecamatan.

Bazar sembako murah yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Batam setiap dua kali dalam satu tahun.

Hingga pengoptimalan keberadaan Pasar TPID di Grand Niaga Mas Batam Centre untuk kontrol harga.

Tak Cuma Murah, Pasar TPID Grand Niaga Mas Juga Dilengkapi Wisata Kuliner

Lebih lanjut, Amsakar mengingatkan jangan sampai harga di Pasar TPID lebih tinggi dari harga yang dijual di Pasar Toss 3000. Inflasi harus terjaga stabil.

"Bagaimana pasar induk ini bisa kita segerakan. Itu isu-isu yang saya anggap strategis untuk dielaborasi dalam rapat. Sehingga ada upaya konret. Karena seperti yang dikatakan Presiden, inflasi ini adalah momok bagi masyarakat," ujarnya.

Ketika inflasi naik mengindikasikan daya beli masyarakat yang menurun. Dan kondisi deflasi menunjukkan harga-harga barang yang turun sehingga meningkatkan daya beli masyarakat.

"Penting bagi kita menjaga kestabilan inflasi. Rendah pun tak baik. Kita harus berada di titik normatif 3,5 (persen). Selama masih di antara itu, artinya daya beli masyarakat stabil. Kestabilan ini yang membuat TPID rutin rapat, untuk melihat progres dari waktu ke waktu. Karena itu, inti arahan saya, agar tak berhenti di rapat. Ada tindakan konkret untuk mengeliminir persoalan yang mungkin hadir," paparnya. (*/tribunbatam.id/roma uly sianturi)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved