BPJS Kesehatan Batam Sosialisasikan Pentingnya Kenaikan Tarif BPJS

Besaran tarif kenaikan Badan Penyelenggara Jaminan Nasional (BPJS) kesehatan ternyata belum diumumkan secara resmi dari pusat ke BPJS cabang Batam.

BPJS Kesehatan Batam Sosialisasikan Pentingnya Kenaikan Tarif BPJS
Tribunnews
Iuran BPJS Kesehatan Naik 100 Persen Mulai 1 Januari 2020, Sri Mulyani Disalahkan, Begini Jawabannya 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Besaran tarif kenaikan Badan Penyelenggara Jaminan Nasional (BPJS) kesehatan ternyata belum diumumkan secara resmi dari pusat ke BPJS cabang Batam.

Demikian hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang SDM, Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Batam, Irfan Rachmadi.

"Sampai saat ini kami belum diinfo tentang kenaikan itu," ujar Irfan, Rabu (9/10/2019).

Bahkan untuk mengatakan besaran kenaikan tarifnyapun, Irfan mengakui tidak menjadi wewenang BPJS daerah, melainkan pemerintah.

Pihaknya hanya mensosialisasikan pentingnya kenaikan tarif tersebut.

Puasa Senin Kamis Yuk! Berikuit Bacaan Niat dan Keutamaannya untuk Kesehatan

Unggah Foto Joker, Singgung Penyandang Cacat, BPJS Kesehatan Disomasi Komunitas Pemerhati ODGJ

"Karena kalau tak naik itu rasanya tak mungkin," katanya.

Tarif saat ini yang dibayarkan tidak mencukupi biaya kebutuhan pengobatan seluruh masyarakat Indonesia. Hal ini dikarenakan tarifnya masih rendah.

"Teman-teman bisa bayangkan dengan Rp 25.500 bisa menanggung biaya berobat Rp 150 juta untuk 1 orang operasi jantung. Kita butuh 5.882 orang untuk menutupi itu. Dan itu untuk orang yang rutin. Kalau tak rutin gimana. Kalau yang sakit 1 aja. Nah kalau yang sakit sampai ratusan atau seluruh Indonesia gimana," paparnya mencontohkan.

Identitas Kaesang Anak Presiden Indonesia Terungkap Saat Wisuda, Temannya Kaget Lihat Jokowi

Memalukan, Pegawai PBB Terancam tak Gajian Gara-gara Kas Kosong

Ia menegaskan lagi tarif yang dibayarkan saat ini tidak seimbang dengan kebutuhan masyarakat. Dari hitung-hitungan ekonominya tak masuk lagi besarannya.

"Kita tau dari media aja sih kenaikannya 1 Januari 2020. Kita hanya diminta sosialisasi pentingnya kenaikan itu," katanya.

Untuk fasilitas dan pelayanan, kata dia, tidak ada inovasi yang baru. Namun pihaknya tetap harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Kami komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Justru nilai iuran kemarin itu masih kurang," tegas Irfan. (tribunbatam.id/Roma Uly Sianturi)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved