Najwa Shihab Komentari Postingan Partai Gerindra, Trending Twitter 'Mba Nana' , Komentar Dihapus?

Najwa Shihab balas-balasan komentar di instagram. Namun, komentar Nana kini dihapus. Mengapa?

Najwa Shihab Komentari Postingan Partai Gerindra, Trending Twitter 'Mba Nana' , Komentar Dihapus?
Instagram/@najwashihab
Najwa Shihab 

TRIBUNBATAM.id-- Partai Gerindra tulis pertanyaan untuk Presiden Jokowi terkait RUU KPK, ungkap pilih partai pendukung atau rakyat.

Merasa bahwa itu bukan pilihan, Najwa Shihab tanggapi postingan partai tersebut.

Najwa atau Nana sebut partai seharusnya mewakili suara rakyat.

" Fraksi anda secara resmi setuju terhadap revisi UU KPK. Kader anda ketua baleg yg memimpin pembahasan revisi UU secara kila dan menolak masukan publik. Lalu publik/ rakyat mana yang anda maksud? " ungkap Najwa Shihab melalui akun instagram pribadinya hari ini (8/10/2019)

Pilkada Kepri 2020, PKB Resmi Usung Soerya Respationo Sebagai Cagub Kepri

Kode Redeem Terbaru Free Fire, Dapatkan Karakter Hayato dan Deluxe Bundle Gratis

Berkat Telur Asin, Penderita Gangguan Jiwa Bisa Sembuh dan Berdaya, Tak Lagi Dipasung

Gerindra tanggapi najwa
Gerindra tanggapi najwa (instagram / @gerindra)

Tak tinggal diam, akun partai gerindra menanggapi komentar Nana.

"Partai Gerindra selalu mendengarkan dan memperjuangkan aspirasi publik tidak terkecuali publik yang bukan pemilih atau tidak memilih partai Gerindra, termasuk aspirasi Mba @najwashihab. Apakah Mba juga pernah menyampaikan aspirasi dan kekecewana Mba tersebut kepada partai, legislatif, dan pemimpin yang menjadi pilihan Mba pada pemilu yang lalu? Untuk berjuang di Parlemen membutuhkan suara (kursi) yang besar, pada periode lalu Partai Gerindra mempunyai 73 kursi dan saat ini naik menjadi 78 kursi. "

Najwa Shihab kembali membalas tanggapannya.

"Fraksi Gerindra bukan menolak, tapi menyetujui Revisi UU KPK dengan catatan. Gerindra tidak setuju Dewan Pengawas KPK ditunjuk Presiden, bukan tidak setuju soal Dewan Pengawas/ Hnaya stau itu saja. Kewenangan Dewas memberikan izin penyadapan juga tidak dipersoalkan oleh fraksi anda yang membaca sikap ini di sidang paripurna. Sila tonton juga @matanajwa eps KPK, ada kader anda Supratman, Ketua Bales yang juga menyampaikan hal ini. Alasan terpaksa sepakat karena kalah suara menjadi aneh kalau memang menolak maka sikap fraksi seharusnya jelas seperti saat Fraksi Gerindra menolak dan walkout hingga kalah voting pada sata pengesahan UU Pemilu. Salam Narasi TV."

Laudya Cynthia Bella Blokir WA Raffi Ahmad, Perlakuan Suami Nagita Slavina Disinggung Istri Emran

15 Peserta Ikut Seleksi Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah Anambas

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved