Satgas Migas Bintan Gandeng Polisi Militer, Awasi Penyaluran BBM di SPBU

Satgas Migas Bintan akan gandeng Polisi Militer awasi SPBU di Bintan. Fenomena kelangkaan BBM disejumlah SPBU di daerah Bintan

Satgas Migas Bintan Gandeng Polisi Militer, Awasi Penyaluran BBM di SPBU
TRIBUNBATAM.ID/ALFANDI SIMAMORA
Antrian panjang sudah jadi pemandangan biasa terlihat di sejumlah SPBU di wilayah Bintan, khususnya KM 16 Toapaya Selatan, Kabupaten Bintan. Seperti yang terlihat hari ini, Rabu (9/10/2019 
 
TRIBUNBINTAN.com,BINTAN- Satgas Migas Bintan akan gandeng Polisi Militer awasi SPBU di Bintan.
 
Hal ini perihal fenomena kelangkaan BBM disejumlah SPBU di daerah Bintan yang menjadi perhatian pemerintah dan aparat. 
Dinas terkait bersama lembaga lainnya di Bintan, Selasa (8/10) kemarin juga  langsung rapat membahas soal kelangkaan BBM.
Penyidik PNS Dinas Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian Bintan Setia Kurniawan menyampaikan, bahwa untuk mengatasi kelangkaan dari hasil rapat di Kantor Bupati Bintan kemarin, tim yang bertugas di lapangan direncanakan akan berkantor di sejumlah SPBU di Bintan untuk mengawasi penyaluran BBM khususnya yang bersubsidi seperti bio solar.
"Bahkan untuk mengawasi penyaluran BBM Pemda berencana akan menggandeng Polisi Militer dan kepolisian untuk mengawasi penyaluran bio solar,"terangnya, Rabu (09/10/2019).
Setia juga menuturkan,  antrean panjang yang selama ini terjadi di SPBU mampu mengganggu inflasi daerah yang dikarenakan tersendatnya beberapa sektor ekonomi akibat kelangkaan solar.
Sehingga untuk menguraikan kondisi itu, satgas yang ada di Bintan akan menghentikan para pelansir.
Sebab isu pelansir BBM sudah menjadi rahasia umum, sehingga SPBU harus dijaga.
"Ya dalam waktu dekat akan kita awasi. Nanti koordinasi dengan stakeholder terkait. Ya termasuk Polisi Militer juga,"tuturnya.
Ia juga menambahkan, Satgas Migas akan berupaya untuk menstabilkan keadaan supaya tidak ada lagi antrean panjang di SPBU.Penjagaan di SPBU menurutnya cukup efektif untuk mengawasi pendistribusian solar subsidi.
"Intinya di Bintan tidak mau ada yang diistimewakan. Yang jelas itu hanya untuk yang berhak saja sesuai Perpres,"pungkasnya.(als)
Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved