KARIMUN TERKINI
Lima Tokoh Karimun Sudah Mengambil Formulir Pilbup di PDIP, Dari Namanya Sudah Banyak yang Kenal
Jumlah ini kemungkinan tak akan bertambah lagi lantaran PDIP telah menutup masa pengambilan formulir pertanggal 9 Oktober 2019
TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Proses awal pendaftaran bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Karimun 2021-2026 mulai dilakukan berbagai partai politik.
Di Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Karimun, sebanyak lima tokoh telah mengambil formulir.
Kelima tokoh tersebur adalah Rasno, Aunur Rafiq, Anwar Hasyim, Rosmeri dan Zaizulfikar.
Jumlah ini kemungkinan tak akan bertambah lagi lantaran PDIP telah menutup masa pengambilan formulir pertanggal 9 Oktober 2019.
• Isinya Bukan Rp3 Miliar, Barbie Kumalasari Lihatkan Uang ATM Pada Ruben Onsu, Alasannya Bikin Ngakak
• Lama Tidak ke Batam, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Kagum Dengan Perkembangan Kota Batam
• KPK Periksa 6 Pengusaha di Batam, 1 Pengusaha Mangkir Dari Pemeriksaan
Diketahui Rasno merupakan Ketua DPC PDIP Perjuangan dan menjabat sebagai Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Karimun periode sekarang.
Kemudian Aunur Rafiq adalah pejabat Bupati Karimun saat ini yang juga Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Karimun.
Sementara Anwar Hasyim merupakan pejabat Wakil Bupati Karimun saat ini dan Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Karimun.
Rosmeri merupakan kader PDIP, istri dari PLT Gubernur Kepri Isdianto ini sebelumnya Rosmeri juga pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Karimun.
Sedangkan Zaizulfikar adalah Ketua DPD Partai Gerindra Karimun yang juga anggota DPRD Kabupaten Karimun periode sekarang.
Pria yang akrab disapa Boy ini diketahui tokoh terakhir yang mengambil formulir di DPC PDIP Kabupaten Karimun.
"Yang sudah mengambil formulir ada lima. Bang Boy yang terakhir," kata Koordinator Penjaringan Balon Bupati dan Wakil Bupati Karimun PDI-P, Sulfanow Putra.
Sekretaris DPC PDIP Perjuangan Kabupaten Karimun itu menjelaskan, dari kelima tokoh, hanya Aunur Rafiq yang hanya mengambil formulir sebagai bakal calon bupati.
Sementara Rasno dan Boy mengambil dua formulir untuk bakal calon bupati dan wakil bupati.
Untuk Anwar Hasyim dan Rosmeri hanya mengambil formulir bakal calon wakil bupati.
"Jadwal pengembalian formulir sampai tanggal 13 Oktober 2019," ujar Putra.
Setelah proses pengembalian berkas, PDIP akan melaksanakan seleksi kelengkapan administrasi dan rapat pleno penentuan bakal calon.
"Setidaknya kami butuh dua hari untuk menentukan siapa yang akan diusulkan ke DPD PDIP Provinsi Kepri sebagai bakal calon," terang Putra. (ayf)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/sulafanow1010.jpg)